BATAM (Kepri.co.id) – Plt Kabiro Humas, Promosi dan Protokol yang juga merupakan Anggota/ Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ariastuty Sirait menerima kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Inggris yang dipimpin Mr Niall Ahern Country Director for Business, Trade and Investment.
Kunjungan ini dalam rangka menguatkan hubungan bilateral, sekaligus membahas potensi bisnis dan partnership lainnya yang dapat dilakukan di masa mendatang.
Mr Niall Ahern Country Director for Business, Trade and Investment, mengatakan, kehadirannya untuk mengetahui perkembangan Batam dari sisi investasi, iklim usaha, projek ke depan, dan pasrtnership lainnya di masa depan.
”Kami senang dapat mengetahui banyak hal tentang Batam yang menakjubkan. Mengetahui iklim investasi, bisnis hingga potensi kerja sama yang mungkin dapat terjadi ke depan. Apa yang Batam butuhkan dan sebaliknya, untuk menguatkan partnership kedua wilayah,” kata Mr Niall Ahern.
Ia hadir bersama Ms Farah Chaudry selaku Head of Second Cities and Network, Ms Farah Nabilla DKI Jakarta Regional Outreach Manager dan Ms Dinda Dewinta Sustainable Infrastructure Manager.
Negara Inggris sendiri, mencatatkan realisasi investasi di Batam pada 2024 sebesar 10 juta Dolar AS berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Adapun investasi eksisting saat ini berada pada sektor Industri peralatan listrik, pengolahan air minum, distribusi, komponen peralatan, aksesoris, industri permesinan tenaga listrik, real estate, pengelolaan dan daur ulang hingga kawasan pariwisata.
Sementara itu, Plt Kabiro Humas, Promosi dan Protokol yang juga merupakan Anggota/ Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyambut dengan hangat kunjungan ini.
Ia mengatakan, Batam merupakan tempat yang nyaman untuk berinvetasi dan BP Batam siap memfasilitasi. Sehingga, ia berharap dapat terjalin hubungan kemitraan yang semakin erat antara Batam dengan negara Inggris ke depan.
”Batam saat ini memiliki banyak industri yang terus tumbuh, berkembang hingga terus berekspansi. Mereka dapat terus melakukan bisnis dengan nyaman, tantu ini kabar baik dari Batam untuk para calon investor. Kami berharap dapat terjalin kerja sama lebih erat dengan perusahaan asal British di masa depan,” kata Tuty.
Ia didampingi Direktur Pelayanan Penanaman Modal dan Lalu Lintas Barang BP Batam, Surya Kurniawan Zuhairi dan sejumlah pejabat eselon III dan IV terkait.
Sejumlah hal menarik yang menjadi pembahasan adalah kebijakan investasi Batam saat ini, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), sejumlah proyek investasi ke depan, skill tenaga kerja yang dibutuhkan, hingga potensi kerja sama pendidikan dengan kurikulum British.
Delegasi Kedutaan Besar Negara Inggris akan membawa informasi ini ke negara mereka, untuk dapat berdiskusi dan kembali ke Batam dengan peluang kemitraan ke depan.
Selanjutnya, Delegasi Kedutaan Inggris melanjutkan kunjungan ke KEK Nongsa Digital Park, Mall Pelayanan Publik, Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, serta PT Volex Indonesia. (amr)
BERITA TERKAIT:
Lebih Separo Investasi PMA di Batam Didominasi Singapura
Sumbang Investasi 7,12 Juta Dolar AS, Negara Eropa Mulai Lirik Batam Tujuan Investasi
BP Batam Terima Kunjungan Dubes Panama untuk Indonesia
BP Batam Dukung Ekspansi Bisnis Caterpillar
Rudi dan Presiden Terpilih Prabowo Hadiri Peresmian Gedung Ketiga PT Volex Indonesia
BP Genjot KEK Nongsa Pengembangan Pusat Data
Listrik Jantung Pertumbuhan Ekonomi Digital, PLN Batam Siap Berikan Pasokan Andal Dukung KEK Nongsa
BP Batam Berharap, Taiwan Investasi ke KEK Nongsa Digital Park
Tinjau KEK Nongsa Digital Park, Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Administrator KEK







