BP Batam Berharap, Taiwan Investasi ke KEK Nongsa Digital Park

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait saat menerima kunjungan delegasi Kementerian Ekonomi Taiwan di Marketing Center BP Batam, Jumat (1/9/2023). (F. dok humas bp batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Badan Pengusahaan (BP) Batam berharap, Taiwan berinvestasi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).

Hal ini menyusul, pasca kunjungan Kementerian Ekonomi Taiwan ke BP Batam pada Jumat (1/9/2023).

Bukan tanpa alasan, KEK NDP berhasil menggandeng sejumlah investor besar seperti Apple, IBM, dan Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

Sejak ditetapkan sebagai KEK melalui PP Nomor 68 Tahun 2021, investasi di NDP terus bertumbuh dengan capaian Rp2,49 triliun pada Juni 2023.

Bahkan, KEK NDP berhasil menyerap sebanyak 2.618 tenaga kerja sepanjang Januari hingga Juni 2023 lalu.

BACA JUGA:   Gubernur Ansar Kejar Menteri KKP, Bahas DBH Izin Pemanfaatan Pasir Laut

Di mana, PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Nongsa pada Juli 2023, melaporkan, penyerapan ribuan tenaga kerja tersebut berasal dari 17 pelaku usaha yang beriventasi di kawasan.

Tak ayal, Kementerian Ekonomi Taiwan pun berencana menanamkan investasi di sana. Khususnya, investasi yang berkaitan dengan pengembangan ekosistem digital.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyambut baik rencana Taiwan tersebut.

Ariastuty berharap, Taiwan bisa merealisasikan investasi di KEK NDP. Sehingga, nilai proyek asal investor Taiwan di Kota Batam, bisa bertambah dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:   Setahun Beroperasi di Tanah Air, Pesawat Buatan China ARJ21 Bukti Persahabatan China-Indonesia

“Dari catatan realisasi investasi semester I lalu, sebanyak 60 proyek dari Taiwan ada di Batam. BP Batam berharap, rencana mereka terus menanamkan modalnya, bisa memberikan dampak pada ekonomi Batam ke depan,” ujar Ariastuty, Selasa (5/9/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, pengembangan KEK NDP sebagai pusat ekonomi digital, dapat berimbas terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Batam.

Sehingga, investor yang masuk ke kawasan itu, mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

BACA JUGA:   Kapolda Bali Pantau Pengamanan Area Tahura Mangrove

“Kami mendukung penuh pengembangan KEK di Batam. Sesuai arahan Kepala BP Batam, beberapa langkah pun sudah dilakukan. Mulai dari mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, serta memberikan pelayanan kemudahan perizinan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, BP Batam menginginkan agar kehadiran investor mampu memberikan nilai tambah terhadap pengembangan KEK Nongsa maupun Kota Batam ke depan.

“Kepala BP Batam selalu mengajak seluruh elemen masyarakat, agar bersama menjaga iklim investasi. Ini bertujuan, agar produksi bisa berjalan baik dan bermanfaat untuk banyak orang,” pungkasnya. (rud)