Sektor Kepelabuhanan BP Batam Catatkan Kinerja Solid Sepanjang 2025

Sektor Kepelabuhanan BP Batam Catatkan Kinerja Solid Sepanjang 2025
Foto drone tak bertanggal ini, proses bongkar muat di Terminal Peti Kemas Batuampar. (Sumber: BP Batam)

BATAM (Kepri.co.id)Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan capaian kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, khususnya pada sektor kepelabuhanan. Kinerja positif ini, mencerminkan peran pelabuhan sebagai salah satu motor penggerak utama dalam memperkuat iklim investasi dan daya saing ekonomi Batam.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, membukukan realisasi penerimaan sebesar Rp468,4 miliar. Angka tersebut, melampaui target tahun 2025 sebesar Rp401,8 miliar atau setara dengan capaian 117 persen.

Kepala BP Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi, menegaskan, kinerja sektor kepelabuhanan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan investor.

”Pelabuhan merupakan wajah utama konektivitas dan logistik Batam. Kinerja kepelabuhanan yang tumbuh positif, menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap sebagai tujuan investasi, baik di sektor industri, logistik, maupun perdagangan internasional,” ujar Amsakar, Kamis (22/1/2026).

Dari sisi operasional, kinerja pelabuhan juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, arus peti kemas tercatat mencapai 797.087 TEUs, tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Terminal Peti Kemas Batuampar menjadi penopang utama, dengan volume peti kemas mencapai 522.941 TEUs atau sekitar 66 persen dari total arus peti kemas Batam.

Capaian ini meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menegaskan peran Batuampar sebagai hub penting dalam jaringan logistik regional dan internasional.

Sementara itu, volume general kargo tercatat sebesar 11,77 juta Ton atau tumbuh 13 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan, pertumbuhan dua digit yang dicatatkan sektor kepelabuhanan merupakan hasil dari konsistensi BP Batam dalam melakukan pembenahan tata kelola, serta peningkatan kualitas layanan pelabuhan.

Menurut Li Claudia, fokus BP Batam tidak hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi dan kepastian layanan bagi pengguna jasa kepelabuhanan.

”BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien, kunci untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya tarik investasi,” jelasnya.

Kinerja positif tersebut, turut ditopang meningkatnya aktivitas kepelabuhanan sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Seiring dengan peningkatan kunjungan kapal, total Gross Tonnage (GT) juga mengalami pertumbuhan signifikan.

Sepanjang 2025, total GT mencapai 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen secara tahunan, mencerminkan semakin intensifnya aktivitas logistik dan pelayaran di perairan Batam.

Dari sisi mobilitas orang dan pelaku usaha, pelabuhan-pelabuhan di Batam melayani sebanyak 9,37 juta penumpang domestik dan internasional sepanjang 2025. Jumlah tersebut, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan terbesar tercatat pada layanan Terminal Ferry Internasional, dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai 5,3 juta orang atau tumbuh 10 persen. Pertumbuhan ini, menunjukkan peran strategis Batam sebagai simpul pergerakan lintas negara.

Dari sisi trayek, pertumbuhan sebesar 32 persen tercatat pada penumpang yang datang dan berangkat dengan rute Malaysia mengungguli rute Singapura yang hanya tumbuh 5 persen meski dari segi jumlah masih mendominasi.

Kenaikan ini, memperkuat posisi Batam sebagai gerbang utama pergerakan orang dan barang di kawasan perbatasan Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menekankan, kinerja ini menjadi pondasi penting bagi peningkatan pelayanan kepelabuhanan ke depan.

”Capaian tahun 2025 menjadi dasar bagi kami, untuk terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan investor serta pelaku usaha,” ujarnya.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi, melalui peningkatan kualitas layanan, integrasi sistem, serta kepastian berusaha yang mendukung Batam sebagai hub logistik yang berdaya saing internasional. (amr)

BERITA TERKAIT:

BP Bagikan Pengalaman Transformasi Pelabuhan Batuampar di Forum Maritim Internasional

Potret Pelabuhan Cerdas China: Inovasi Teknologi Suntikkan Energi Baru bagi Pertumbuhan Industri Pelabuhan

Dubes Thailand Jajaki Peluang Investasi, Tinjau Pelabuhan Batuampar

ALMI Desak Pemerintah Tuntaskan Tumpang Tindih Kewenangan Pemanduan dan Pelabuhan di Batam

“Otak Cerdas” Wujudkan Operasi Pelabuhan Tanpa Awak di Qingdao, China

Industri Bebas Bea di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan, Catat Perkembangan Pesat dengan Penguatan Pengawasan

Praperadilan Heri Ditolak, Kejati Kepri Siap Gaspoll Penyidikan Kasus PNBP Pelabuhan Batam

Rute Pelayaran Baru Batam – Yangpu China, Suntikkan Momentum Baru bagi Hubungan Perdagangan China-Indonesia

Throughput Peti Kemas Tahunan di Pelabuhan Shanghai Tembus 50 Juta TEU

Terobosan Baru, Rute Langsung Kapal Kargo Batam – China

Menengok Kesibukan Bandara Khusus Kargo Pertama di China

BP Batam Tandatangani Novasi Perjanjian Pengelolaan Terminal Peti Kemas Batuampar