BATAM (Kepri.co.id) – Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menerima kunjungan kerja Dewan Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Marketing Centre, Rabu, (22/5/2024).
Kedatangan BUMD milik Pemerintah DKI Jakarta tersebut, untuk studi banding mengenai tata kelola aset dan anggaran di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Dukung Proyek Strategis Nasional, Sebagian Masyarakat Kembalikan Aset ke BP Batam
“Kami mengelola aset-aset yang besar dan kami melihat, BP Batam memiliki nilai tambah untuk bisa memberikan masukan dan informasi yang bermanfaat bagi kami,” kata Komisaris Utama Jakpro, Hikmahanto Juwana.
Ia menilai, meskipun berbeda tempat, Jakpro memiliki kesamaan peran dalam mengelola suatu kawasan, sehingga pihaknya tanpa ragu menjadikan Batam sebagai studi banding.
“Disampaikan oleh Pak Deputi, isu-isu terkait bagaimana pengelolaan keuangan dan sebagainya, memang tidak apple to apple. Namun demikian, banyak juga yang bisa kita dapatkan dari diskusi tadi,” imbuhnya.
BPK Periksa Laporan Keuangan BP Batam Tahun Anggaran 2023
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan, pihaknya terus melakukan upaya meningkatkan perekonomian Batam.
“Kami sampaikan beberapa strategi, bagaimana rencana pembangunan dan manajemen risiko mengelola kawasan bebas Batam di bawah kepemimpinan Bapak Muhammad Rudi,” tegasnya.
Turut hadir dua Komisaris Jakpro, Lusiana Herawati dan Suhajar Diantoro beserta jajaran. Diketahui, Jakpro bertanggung jawab atas proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Internasional Stadium dan Hunian Kampung Susun Bayam di Jakarta. (rud)







