Sumut  

Sampah Menumpuk Tak Diangkut, DLH Paluta Enggan Dikonfirmasi

Tumpukan sampah di beberapa tempat di Pasar Gunung Tua tak diangkut, Senin (26/9/2022). (F. roji)

PALUTA (Kepri.co.id) – Warga di pusat pasar Kota Gunung Tua resah, sampah menumpuk beberapa hari tak diangkut. Saking lamanya, dari tumpukan sampah itu ada yang berulat.

Pemandangan tak sedap dan aroma menyengat dari tumpukan sampah di mana-mana. Heran, kenapa petugas kebersihan belum mengangkutnya,” ujar Rahmat, warga yang berprofesi supir becak, Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Polres Tapsel Gerebek Warung, Tangkap 4 Orang Bermain Judi Online

Hal yang sama dikatakan Gontar, dirinya melihat tumpukan sampah makin banyak karena terbuat begitu saja tak diangkut.

BACA JUGA:   Polres Tapsel Gerebek Warung, Tangkap 4 Orang Bermain Judi Online

Dia menyebutkan, tumpukan sampah yang sangat banyak dan belum diangkut itu berada di lokasi pusat pasar Gunung Tua.

Tumpukan sampah di beberapa tempat di Pasar Gunung Tua tak diangkut, Senin (26/9/2022). (F. roji)

Aroma busuk menyengat, mengganggu warga sekitar. “Saya heran, kok sampah banyak begitu tidak diangkut petugas kebersihan. Nampak di depan mata kok. Mereka itu kerja apa saja?” omel Gontar.

baca Juga: Si Jago Merah Lalap 17 Rumah dan 12 Kios di Pasar Langkimat

BACA JUGA:   Erwin Rangkuti Jabat Kasi Intel Kejari Paluta

Sampah berserakan beraroma tak sedap di wilayah Kota Gunung Tua tersebut, menjadi perbincangan hangat berbagai kalangan masyarakat.

Pasalnya, pihak pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dinilai lamban mengoperasionalkan pengangkutan sampah.

Video sampah menumpuk di beberapa tempat di Pasar Gunung Tua.

“Sudah beberapa hari sampah berserakan, tanpa ada tindakan sama sekali, malah terkesan dibiarkan,” keluh Gontar.

Lanjut Gontar, sampah sudah terlalu bau. Apalagi, saat melintas tercium aroma sangat mengganggu pernapasan.

Sementara itu, para wartawan mencoba mengkonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta) dengan cara menjumpai di kantornya, yang bersangkutan bertahan di ruangannya tak mau menjumpai awak media.

BACA JUGA:   Presiden Jokowi Disambut Meriah Warga Padang Lawas

Baca Juga: Bupati Paluta Berikan Kue “Kejutan” HUT Hari Bhakti Adhyaksa

Begitu juga Sekretaris dan Kabid Pengendalian Lingkungan yang membidangi pengangkutan sampah, juga enggan bertemu wartawan.

Selama durasi dua jam awak media menunggu untuk mengkonfirmasi biar berita berimbang, tidak bisa juga ditemui untuk dikonfirmasi. (roji)