BATAM (Kepri.co.id) – PT PLN Batam bersilaturahmi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam dan Kepri, di Menara Aria Harbour Bay Batam, Senin (15/7/2024).
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi bersama Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Bukti Panggabean disambut Ketua DPP Apindo Kepri, Stanly Rocky dan DPK Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.
Baca Juga: PLN Batam Sosialisasi Penyesuaian Tarif Kepada 48 Kelurahan se-Kota Batam
Selain sebagai sarana mempererat hubungan baik, PLN Batam dan Apindo berbincang terkait penyesuaian tarif (tariff adjustment) PT PLN Batam yang dikeluarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Ketenagalistrikan pada 28 Juni 2024 lalu.
PLN Batam menjelaskan, penyesuaian tarif ditetapkan berdasarkan empat parameter (kurs, ICP, inflasi, dan HBA), jika sejak tahun 2017 belum dilakukan penyesuaian maka seharusnya dilakukan penyesuaian tarif tenaga listrik ini.
Apindo memahami, penyesuaian tarif ini berlaku sejak 1 Juli 2024 dan sudah diputuskan Kementerian ESDM.
Baca Juga: Cak Nur Minta PLN Batam Tak Terburu-Buru Sesuaikan Tarif Listrik
Ketua DPP Apindo Kepri, Stanly Rocky berharap PLN Batam dapat meningkatkan kualitas pelayanannya, seperti tidak terjadi pemadaman listrik dan menyiapkan cadangan kapasitas listrik yang cukup bagi Kota Batam.
Menanggapi hal tersebut, Zulhamdi memastikan, PLN Batam selalu berkomitmen menjaga mutu pelayanan dan pasokan listrik, melalui momen penyesuaian tarif ini menjadi kesempatan bagi PLN Batam, meningkatkan pelayanan yang selama ini masih ada kekurangan.
“Kehadiran listrik sangat penting bagi pergerakan roda ekonomi. PLN Batam terus memastikan pelanggan dapat terus memperoleh listrik yang handal dan berkualitas,” kata Zulhamdi.
Lebih lanjut Zulhamdi menerangkan, memperkuat kehandalan pasokan listrik tidak bisa hanya mengandalkan pengoperasian pembangkit saja, tetapi juga didukung dengan sistem jaringan kelistrikan yang memadai.
Baca Juga: Jalankan Penyesuaian Tarif, “Presiden Nato” Meminta Komitmen Layanan Terbaik PLN Batam
Dengan adanya ketetapan penyesuaian tarif ini, PLN Batam akan terus memperkuat sistem kelistrikan Batam – Bintan, dengan memberikan pelayanan kelistrikan yang optimal.
”Hal ini menjadi modal utama kami, memberikan pasokan listrik andal sekaligus mendukung kebijakan pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelas Zulhamdi.
Sementara itu, Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid, menyampaikan, sebaiknya ada take and give yang harus diberikan PLN Batam.
”Sebagai contoh, ada keluhan selama ini, kalau ada industri yang dimasukkan ke golongan bisnis. Sehingga, memberatkan pelaku usaha industri tersebut dalam pembayaran beban tarif dan juga tarif pajak penerangan jalan yang lebih tinggi,” ujar Rafki.
Rafki meminta PLN Batam kembali mengecek, apakah golongan tarif yang ada saat ini sudah tepat atau belum. Jika ada pelaku usaha industri yang masuk ke bisnis, seharusnya dikembalikan ke golongan industri.
Baca Juga: PLN Batam Akan Lakukan Penyesuaian Tarif, Irwansyah: Tetap Lindungi Masyarakat Kurang Mampu
”Bagi pelaku usaha industri yang ingin memasang sambungan listrik baru, jangan sampai diarahkan lagi masuk ke golongan bisnis atau golongan lain, yang tidak sesuai jenis usahanya. Dengan begitu penggolongan tarif tersebut akan lebih tepat sasaran dan mampu meringankan beban pengusaha tertentu, di tengah penyusuaian tarif PLN Batam saat ini,” beber Rafki.
Menanggapi hal itu, Zulhamdi berjanji, akan membicarakan lagi persoalan tersebut dengan manajemen PLN Batam.
”Intinya, PLN Batam menghargai setiap apapun masukan dari pelanggan dan akan selalu menjaga hubungan baik, dan kualitas pelayanannya baik,” pungkas Zulhamdi. (amr)







