Cak Nur Minta PLN Batam Tak Terburu-Buru Sesuaikan Tarif Listrik

Cak Nur Pesan Jadikan Sekolah Nyaman, Rumah Kedua bagi Siswa
Ketua DPRD Batam, Nuryanto SH MH. (F. asa)

BATAM (Kepri.co.id) – Ketua DPRD Batam, Nuryanto SH MH meminta kepada PLN Batam untuk tidak terburu-buru menyesuaikan tarif listrik (tariff adjustment). Sebab, masyarakat baru mulai bangkit dari keterpurukan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Penyesuaian tarif listrik ini harus dilakukan melalui mekanisme dan proseduralnya. Pembahasan penyesuaian tarif listrik ini wilayah kewenangan DPRD Kepri dan Pemprov Kepri. Tapi, karena listrik ini ada di Batam, dampaknya akan dirasakan masyarakat Batam,” ujar Nuryanto kepada Kepri.co.id di Tembesi, Sabtu (6/7/2024).

Baca Juga: Cak Nur Ajak Wujudkan Kebersamaan dalam Pembangunan Kota Batam

Nuryanto yang biasa disapa Cak Nur ini, berharap, sebagai wakil rakyat Batam, meminta penjelasan kepada PLN Batam, tidak hanya mempertimbahkan bisnisnya sendiri tapi juga mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat baru mau merangkat pasca Covid-19.

“Memang pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2023 mencapai 7,04%. Itu secara rata-rata. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang terpuruk belum kuat pondasi ekonominya pasca pandemi Covid-19. Bahkan, banyak masyarakat yang menjual aset untuk bertahan hidup karena putus kerja dan lainnya,” ujar Cak Nur.

Sehingga, lanjut Cak Nur politisi PDI Perjuangan ini, kalau penyesuaian tarif listrik Batam ini menyebabkan tagihan listrik masyarakat naik, akan berdampak pada sektor-sektor lainnya yang bisa memacu inflasi.

Baca Juga: Cak Nur dan Djoko Mulyono Kukuhkan Paguyuban Sedulur Jowo

“Kalau penyesuaian tarif ini menyebabkan tarif tagihan naik, akan berdampak pada usaha-usaha masyarakat skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebab, listrik salah satu faktor produksi. Intinya, jangan buru-buru dulu menyesuaikan tarif listrik,” saran Cak Nur. (asa)