RSUD Raja Ahmad Tabib Rujukan Utama Kardiovaskular di Kepri

Tenaga medis RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri mengikuti Proctorship Diagnostik Invasif dan Intervensi Non-Bedah, Senin (26/2/2024). (F. zek/ pemprov kepri)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri di Tanjungpinang, berkomitmen menjadi pusat rujukan utama kardiovaskular di Provinsi Kepri.

Komitmen ini, diperkuat dengan penunjukan RSUD Raja Ahmad Tabib, sebagai rumah sakit jejaring pengampuan Pelayanan Kardiovaskular Strata Utama di wilayah Kepri. Hal ini ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/1341/2023 tanggal 11 Mei 2023.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan RSUD RAT, Jalin Kerja Sama dengan RSUP Dr Sardjito

Sebelumnya, angka rujukan pasien penyakit jantung ke luar Kepri cukup tinggi. Namun, dengan adanya layanan pengobatan jantung, khususnya tindakan intervensi jantung non-bedah di RSUD Raja Ahmad Tabib, angka rujukan tersebut berhasil dikurangi secara signifikan.

“Sejak 10 Mei 2023, kami telah melayani tindakan intervensi jantung non-bedah dua kali seminggu, yaitu pada hari Selasa dan Kamis,” ungkap Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr Yusmanedi.

Ia mengungkapkan, hingga Februari 2024, tercatat 143 pasien dengan rentang usia 38 hingga 70 tahun telah mendapatkan layanan, dengan mayoritas pasien laki-laki.

Untuk meningkatkan kualitas layanan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM), RSUD Raja Ahmad Tabib mengadakan kegiatan Proctorship Diagnostik Invasif dan Intervensi Non-Bedah, bekerja sama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Baca Juga: Gubkepri Sampaikan Program Strategis Pembangunan Tahun 2024

Kegiatan ini berlangsung tanggal 22 hingga 24 Februari 2024, bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-12 RSUD Raja Ahmad Tabib tanggal 29 Februari 2024.

Proctorship ini merupakan cara efektif, memastikan bahwa RSUD Raja Ahmad Tabib dapat memberikan perawatan dan pengobatan jantung yang berkualitas kepada pasien,” jelas dr Yusmanedi.

Yusmanedi berharap melalui kegiatan ini, kompetensi SDM melakukan tindakan medis dapat terus meningkat. Sehingga, RSUD Raja Ahmad Tabib dapat menjadi rujukan utama bagi pasien jantung di Kepri. (zek)