Netanyahu Sebut Israel akan Masuki Gaza, dengan Kekuatan Penuh dalam Beberapa Hari Mendatang

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu berpidato dalam upacara Hari Peringatan bagi para prajurit yang gugur di Gunung Herzl, di Yerusalem, pada 30 April 2025. (F. Xinhua/JINI/Marc Israel Selem)

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu berpidato dalam upacara Hari Peringatan bagi para prajurit yang gugur di Gunung Herzl, di Yerusalem, pada 30 April 2025. (F. Xinhua/JINI/Marc Israel Selem)

YERUSALEM (Kepri.co.id – Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan, militer Israel akan memasuki Gaza “dengan kekuatan penuh” dalam beberapa hari mendatang, guna melanjutkan upaya mengalahkan Hamas. Demikian menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Kepresidenan Israel, pada Selasa (13/5/2025).

Saat berbicara pada Senin (12/5/2025) kepada para tentara cadangan yang terluka, Netanyahu berjanji, akan memperjuangkan “kemenangan total,” seraya menambahkan, target untuk melenyapkan Hamas dan membebaskan para sandera Israel harus berjalan beriringan.

“Dengan semangat kalian, kita akan meraih kemenangan total. Melenyapkan Hamas dan membebaskan semua sandera kita, itu berjalan bersamaan,” kata Netanyahu.

Netanyahu menolak gagasan menghentikan perang, bahkan meski Hamas menawarkan untuk membebaskan sandera tambahan.

“Hamas mungkin mengatakan, ‘Cukup, kami ingin membebaskan 10 sandera lagi.’ Baik, bawa mereka. Kami akan menerima mereka,” papar Netanyahu. “Namun, kita tidak akan menghentikan perang. Kita bisa melakukan gencatan senjata selama jangka waktu tertentu, tetapi kita akan terus berperang sampai akhir.”

Netanyahu juga mengatakan, Israel telah menyiapkan sebuah kerangka kerja administratif untuk memfasilitasi kepergian warga Gaza dari wilayahnya, namun menambahkan, keberhasilannya tergantung pada kesediaan negara-negara ketiga untuk menampung mereka. “Itulah yang sedang kami upayakan saat ini,” ujarnya.

Pernyataan itu mengutip Netanyahu yang menuturkan, dia yakin “lebih dari 50 persen akan pergi” jika diberi kesempatan. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Pejabat Peringatkan Memburuknya Situasi Kesehatan dan Kemanusiaan di Gaza jika Blokade Israel Berlanjut

Warga Gaza Tolak Rencana Distribusi Bantuan AS-Israel, Serukan Peningkatan Peran PBB

Israel Sebut akan Pindahkan Seluruh Penduduk Gaza ke Selatan

Houthi Klaim Serangan Rudal ke Bandar Udara Ben Gurion, Israel Bersumpah Membalas

Israel Setujui Rencana Perluasan Operasi Militer dan Pendudukan Gaza

Israel Kerahkan Pasukan di Suriah Selatan dengan Serangan Udara Intens, Picu Kecaman Luas

Sistem Layanan Kesehatan yang Hancur Akibat Serangan Israel Perparah Derita Pasien Gaza

Menlu Mesir Tegaskan Tolak Upaya Israel Pisahkan Wilayah Palestina

Serangan Drone Israel Tewaskan Pemimpin Senior Hamas dan 2 Putranya di Lebanon Selatan

Israel Perintahkan Warga Gaza Utara Segera Mengungsi di Tengah Ekspansi Militer

Menteri Israel Sebut Tak akan Izinkan Otoritas Palestina Kendalikan Tepi Barat

Keluarga Pengungsi Ceritakan Momen-momen Mencekam Serangan Israel di Pedesaan Suriah Selatan

Warga di Lebanon Selatan Ceritakan Momen-momen Mencekam dari Serangan Udara Terbaru Israel

Tentara Israel Tewaskan Anggota Biro Politik Hamas dalam Serangan terhadap Rumah Sakit di Gaza

Prancis Tolak Aneksasi Gaza dan Tepi Barat oleh Israel