Rusli YS Minta Pemkab Anambas Perkuat Perlindungan Kesehatan Warga Saat Cuaca Kurang Baik

F. Latif Sabrian

ANAMBAS (Kepri.co.id) – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rusli YS, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan masyarakat, di tengah kondisi cuaca yang kurang baik. Ia mengusulkan, langkah perlindungan seperti pembagian masker dan pengecekan kesehatan warga.

Permintaan itu disampaikan Rusli, menjelang penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Tarempa, Senin (14/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rusli menilai kondisi cuaca saat ini perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama karena berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

“Kami mengharapkan pemerintah berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama terkait kesehatan, Pak,” kata Rusli.

Menurutnya, perhatian tersebut dapat diwujudkan melalui sejumlah upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Salah satunya dengan menyediakan masker bagi warga serta melakukan pengecekan kesehatan.

“Kesehatan masyarakat melalui upaya-upaya yang dilakukan seperti memberikan perlindungan, semacam membagikan masker atau melakukan pengecekan kesehatan,” ujarnya.

Rusli menyampaikan usulan tersebut sebagai bentuk perhatian DPRD terhadap kondisi masyarakat.

Selain itu, ia meminta pemerintah mempertimbangkan situasi cuaca yang kurang baik dalam menentukan langkah pelayanan kepada warga.

Kesehatan Perlu Masuk Perhatian Pemerintah

Masukan Rusli disampaikan dalam rangkaian rapat yang membahas perubahan APBD 2026.

Karena itu, perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat direspons melalui kebijakan dan pelayanan pemerintah daerah.

Sebelumnya, Ketua DPRD Anambas, Rian Kurniawan juga menekankan bahwa perubahan APBD tidak boleh hanya menghasilkan perubahan angka.

Menurut Rian, kualitas anggaran perlu dilihat dari seberapa besar persoalan masyarakat yang dapat diselesaikan melalui anggaran tersebut.

Pesan tersebut menjadi konteks penting dalam pembahasan perubahan APBD 2026. Sebab, kebutuhan masyarakat dapat berkembang mengikuti kondisi di lapangan, termasuk kebutuhan pelayanan kesehatan ketika kondisi lingkungan dan cuaca kurang mendukung.

Rian juga meminta, agar setiap program yang dibahas memperhatikan urgensi, manfaat, kesiapan pelaksanaan, kemampuan anggaran daerah, serta dampaknya terhadap masyarakat.

Dengan demikian, masukan Rusli mengenai kesehatan masyarakat menjadi bagian dari perhatian DPRD terhadap manfaat konkret kebijakan anggaran. Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan pelayanan tetap menjangkau kebutuhan warga. (LS)

BERITA TERKAIT:

APBD Anambas 2026 Turun Rp103,87 Miliar, Bupati Aneng Tekankan Efisiensi dan Prioritas Belanja

Setelah Tambahan Dana Pusat, Anambas Perkuat Arah APBD Perubahan 2026 Senilai Rp736,3 Miliar

DPRD dan Pemkab Anambas Sepakati Perubahan KUA PPAS APBD 2026 Senilai Rp736 Miliar

Kabut Asap Pekat di Tarempa, Dinkes Anambas Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kabut Asap Pekat, Disdik Anambas Terapkan Belajar dari Rumah Mulai Senin