Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri Tangkap Dua Curanmor Beraksi di 20 TKP

Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ary Baroto (tengah) menunjukkan barang bukti yang disita dari dua tersangka curanmor di Mapolda Kepri, Rabu (8/2/2023). (F. amr)

BATAM (Kepri.co.id) – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AS dan RKS ditangkap Tim Opsnal Subdit 3 Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Kepri. 

Dua curanmor meresahkan warga ini, menjalankan aksinya dengan mematahkan kunci stang motor.

Baca Juga: Ditreskrimum Polda Kepri Gulung Sindikat Curanmor

Pelaku telah melakukan aksinya, lebih dari 20 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kota Batam.

Kawanan curanmor ini, menjalankan aksinya malam hari di kawasan pemukiman masyarakat yang sepi.

BACA JUGA:   Gesa Pemberian Insentif untuk Kota Batam, Ansar: Terima Kasih kepada Perangkat Mengabdi Kepentingan Masyarakat
Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ary Baroto (tengah) menjelaskan kronologis penangkapan dua tersangka curanmor di Mapolda Kepri, Rabu (8/2/2023). (F. amr)

Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ary Baroto, mengatakan, kejadian bermula Senin (6/2/2023), Tim Opsnal Jatanras Polda Kepri mendapat informasi masyarakat, terkait keberadaan pelaku curanmor. 

“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Jatanras Polda Kepri langsung menuju rumah pelaku di Melcem Tanjung Sengkuang,” kata Ary Baroto, Rabu (8/2/2023).

Tim Opsnal Jatanras Polda Kepri mengamankan pelaku inisial A. Pelaku A adalah sindikat jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Batam, berperan sebagai pemetik.

BACA JUGA:   Penyengat Wisata Green Energi, 11 Betor Listrik Pilot Project

“Kemudian, dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku inisial RKS di Tanjunguma, Kota Batam. Pelaku RKS ini juga berperan sebagai pemetik,” ujarnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan enam unit handphone berbagai merek, empat unit sepeda motor dengan berbagai merek, serta uang tunai Rp300 ribu. 

Baca Juga: Polda Kepri Ringkus 14 Orang Komplotan Curat

Atas perbuatannya, kedua pelaku diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

BACA JUGA:   Pasca Pengoperasian STS Crane, Kegiatan Bongkar Muat Lancar

“Kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan roda dua, silakan datang ke Mapolda Kepri, untuk melakukan pengecekan, dengan membawa surat kendaraan yaitu STNK dan BPKB,” imbau AKBP Ary. (amr)