Junjung Budaya di Mana Bumi Dipijak, PMTI Sowan ke LAM Kota Batam

Junjung Budaya di Mana Bumi Dipijak, PMTI Sowan ke LAM Kota Batam
Pengurus dan Penasihat PMTI Kota Batam silaturahmi ke Kantor LAM Kota Batam yang diterima Ketua LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin (tengah) dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Drs Ardiwinata (dua kiri), baru-baru ini. (Sumber: PMTI Kota Batam)

BATAM (Kepri.co.id) — Dalam semangat menjunjung adat di mana bumi dipijak dan mempererat harmoni antar-etnis, Pengurus dan Penasihat Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Batam, melakukan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen PMTI untuk membangun kolaborasi, menjaga kondusivitas daerah, dan merawat budaya lokal.

Sekretaris PMTI Kota Batam, Sarti Riswati Pongsitanan SE, menyampaikan, kunjungan ini merupakan agenda pertama setelah PMTI resmi terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan di Badan Kesbangpol Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Junjung Budaya di Mana Bumi Dipijak, PMTI Sowan ke LAM Kota Batam
Ketua LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin (dua kanan) memberikan cinderamata kepada Pengurus PMTI Kota Batam di Kantor LAM Kota Batam, baru-baru ini. (Sumber: PMTI Kota Batam)

”Sebagai putra-putri Toraja yang hidup dan mencari nafkah di Bumi Melayu, sudah sepatutnya kami sowan dan meminta petuah kepada LAM Batam. Inilah bentuk penghormatan kami terhadap adat resam Melayu,” ujar Sarti di Batam Centre usai anjangsana dari Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Senin (8/12/2025).

Selain Sekretaris, rombongan PMTI yang hadir ke Kantor LAM antara lain Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, UMKM, Seni Budaya dan Pariwisata Anthon Tandi Limbong, beserta anggota bidang Rara Lebang.

Dari jajaran penasihat turut hadir Dra Agustina Lebang, Capt Daniel Rembon Sari M Mar, dan Rina Manda.

Sarti menegaskan, PMTI siap bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan selalu menjunjung tinggi nilai adat Melayu.

”Batam adalah kampung kita bersama, kita jaga supaya aman, damai, dan sejahtera. Keberagaman bukan sekat, melainkan kekuatan untuk bersatu dalam payung LAM sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Silaturahmi ini disambut langsung oleh Ketua Umum LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Drs Ardiwinata.

Junjung Budaya di Mana Bumi Dipijak, PMTI Sowan ke LAM Kota Batam
Pengurus dan Penasihat PMTI Kota Batam foto bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Drs Ardiwinata di Kantor LAM Kota Batam, baru-baru ini. (Sumber: PMTI Kota Batam)

Dalam suasana hangat tersebut, Sarti menjelaskan, Toraja memiliki kekayaan budaya dan pariwisata yang luar biasa.

“PMTI siap mengadakan festival budaya Toraja bersinergi dengan pariwisata dan kebudayaan Kota Batam,” kata Sarti.

Ia juga menambahkan, PMTI siap menjadi penghubung konektivitas pariwisata antara Pemerintah Kota Batam dan Toraja, dalam upaya mendorong promosi budaya serta pertumbuhan ekonomi kreatif kedua daerah.

Di akhir pertemuan, Sarti kembali menegaskan komitmen PMTI untuk mendukung stabilitas keamanan Kota Batam. ”Kami selalu mengingatkan seluruh pengurus dan anggota: hindari persoalan hukum, taati aturan, dan bantu pemerintah serta Polresta Barelang menjaga suasana kota tetap kondusif. Batam adalah kota investasi—keamanan dan kenyamanan adalah modal utamanya,” ujar Sarti.

Sementara itu, Anthon Tandi Limbong mengungkapkan rasa harunya, karena diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Batam.

”Warga Toraja bekerja di berbagai sektor seperti kuliner, buket bunga, tata rias bridal pengantin, dan lain-lain. Semoga kolaborasi dengan pemerintah, bisa meningkatkan potensi UMKM warga Toraja di Batam,” ucapnya.

Saat berbincang dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, ungkap Anthon, PMTI memberikan gambaran bahwa pariwisata Toraja terkenal di dunia dan wisata budayanya sangat unik.

“Intinya, PMTI dengan tangan terbuka sangat senang, menjadi jembatan pembuka konektivitas pariwisata Pemerintah Kota Batam dan masyarakat Toraja di Batam,” ujar Anthon. (asa)

BERITA TERKAIT:

PMTI Batam Jalin Silaturahmi Hangat dengan Putra Toraja Kepala PSDKP Batam

Gubernur, Manparekraf, dan Wakapolri Resmikan Gedung Lembaga Adat Melayu

Paripurna Hari jadi ke-195 Batam, DPRD Pakai Baju Melayu Bertanjak

Amsakar dan Li Claudia Dianugerahi Gelar Adat Melayu, Komitmen Junjung Amanah dan Kearifan Lokal

Deklarasi ”Batam Kampung Kita”: Bersatu Jaga Kota Aman, Damai, dan Sejahtera