BATAM (Kepri.co.id) – Pengurus Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Batam bersama para penasihat, melaksanakan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Semuel Sandi Rundupadang SStPi MSi di kantor PSDKP Batam, Senin (8/12/2025).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini, bertujuan mempererat hubungan, memperkuat komunikasi, serta membuka ruang sinergi antara komunitas diaspora Toraja di Batam dengan instansi pemerintah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
Dalam pertemuan tersebut, PMTI memperkenalkan struktur kepengurusan sekaligus menyampaikan kesiapan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Ketua PMTI Kota Batam, Yohanes Sampe Kendek ST MT MM MH didampingi Sekretaris PMTI Sarti Riswati Pongsitanan SE, serta Wakil Ketua PMTI Anthon Tandi Limbong, menyampaikan bahwa kebersamaan dan saling mendukung adalah pondasi kuat diaspora Toraja di Batam.
Yohanes menuturkan rasa bangga dan syukurnya, karena di wilayah Batam, Jambi, Bangka Belitung hingga Sumatera, terdapat putra Toraja yang dipercaya memimpin sebagai Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).
”Sosok tersebut adalah Bapak Semuel Sandi Rundupadang, putra asli Toraja yang menjadi kebanggaan masyarakat Toraja, khususnya di Kota Batam. Beliau juga merupakan salah satu pengurus PMTI dari Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, PMTI juga menjelaskan peran organisasi sebagai wadah yang menghimpun masyarakat Toraja di seluruh Indonesia dan luar negeri.
PMTI berkomitmen mempromosikan dan melestarikan budaya serta tradisi Toraja, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di perantauan.
PMTI juga terus menguatkan peran generasi muda agar mampu berkreasi, mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta membangun kemandirian di tanah rantau.
Suasana pertemuan semakin akrab dengan hadirnya para penasihat PMTI, di antaranya Ir Damaris Palebangan dan Dra Agustina Lebang, serta sejumlah pengurus lainnya.

”Kehadiran mereka mencerminkan nilai sikamali’—saling menghargai, siandekan—saling memperhatikan, serta semangat untuk menjaga satu sama lain sebagai diaspora Toraja di Batam,” terang Yohanes.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi, memperkokoh persatuan, serta mendukung pembangunan di Kota Batam melalui kolaborasi lintas sektor. (asa)
BERITA TERKAIT:
Deklarasi ”Batam Kampung Kita”: Bersatu Jaga Kota Aman, Damai, dan Sejahtera
Sambut Hari jadi ke-195 Batam, Pemko Gelar Pawai Budaya dengan Ribuan Peserta
Amsakar Kukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan Kecamatan se-Kota Batam, jadi Perajut Merawat Batam
Ketua DPRD Ajak Umat Beragama Bangun Kemajemukan Batam Harmonis
Rawat Toleransi, Forum Pemuda Lintas Agama Kepri Resmi Dikukuhkan







