BP Batam Akan Naikkan Tarif Pass Penumpang Internasional dari Rp65 Ribu Jadi Rp100 Ribu

Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. (F. Istimwa)

BATAM (Kepri.co.id) – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menaikkan tarif pass penumpang internasional, dari Rp65.000 menjadi Rp100.000. Kenaikan tarif pass ini, untuk meningkatkan pelayanan terbaik bagi para penumpang moda transportasi laut di pelabuhan domestik maupun internasional.

Saat ini, besaran pass penumpang internasional sebesar 7 dolar Singapura yang kemudian dilakukan konversi dolar ke rupiah melalui Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 17 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jenis dan Tarif Layanan pada Kantor Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, sebesar Rp65.000.

Baca Juga: BP Batam Tingkatkan Pelayanan Pelabuhan Pelni Batuampar

Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, besaran tarif pass saat ini sudah tidak relevan. Sehingga, BP Batam akan melakukan penyesuaian tarif pass penumpang internasional seiring peningkatan layanan.

“BP Batam telah melakukan diskusi dan sosialisasi dengan para pengelola pelabuhan penumpang internasional dan operator. Penyesuaian tarif dilakukan, dalam rangka peningkatan pelayanan kepada penumpang internasional,” ujar Ariastuty.

Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam bersempana dengan pelabuhan domestik dan antar pulau di Batam. (F. Istimewa)

Lebih lanjut, Ariastuty mengatakan, BP Batam belum pernah melakukan penyesuaian besaran pass penumpang internasional di Pelabuhan Batam sejak tahun 2012.

Dengan penyesuaian ini, besaran pass penumpang Internasional di Pelabuhan Batam yang sebelumnya sebesar Rp65.000 akan menjadi Rp100.000 per orang.

Ia menambahkan, Singapura telah lebih dulu melakukan penyesuaian tarif pass. Pengelola terminal ferry di Singapura sendiri, telah menaikkan besaran pass penumpang internasional dari 7 dolar Singapura menjadi 10 dolar Singapura per November 2022 lalu.

“Penyesuaian pass penumpang internasional, ini akan diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan yang optimal bagi seluruh pengguna jasa kepelabuhanan. Sehingga, kami membutuhkan dukungan semua pihak demi penataan sarana dan prasarana pelabuhan yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Layanan Jasa Kepelabuhanan BP Batam Raih Predikat A- dari Kemenpan RB

Layanan jasa kepelabuhanan yang merupakan salah satu unit pelayanan publik di BP Batam, memperoleh predikat A- dari Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2022.

Penilaian tersebut, dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (KemenPAN-RB) dan dituangkan melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1035 Tahun 2022.

Ariastuty menyampaikan, predikat ini merupakan acuan bagi BP Batam meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan, dengan penerapan digitalisasi sistem informasi. Sehingga, pelayanan menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien.  

Menurutnya, beragam inovasi pelayanan publik akan selalu ditingkatkan sebagai wujud komitmen BP Batam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa.

“Digitalisasi dan kompetensi pelayanan publik sangat penting. BP Batam akan terus berupaya memperbaiki kualitas pelayanan publik di unit-unit pelayanan, sehingga dapat meraih predikat yang lebih baik lagi di tahun-tahun berikutnya.” pungkasnya. (asa)