Regency Specialist Hospital Tambah Bangunan Baru Senilai RM163,7 Juta

Wujudkan Rumah Sakit Terkemuka di Asia Tenggara

BATAM (Kepri.co.id) – Rumah Sakit Regency Specialist Hospital (Regency) Johor Bahru, Malaysia, kini siap menjadi rumah sakit swasta terbesar di Malaysia Selatan. Rumah sakit ini, melakukan seremoni pembangunan (ground breaking) blok rumah sakit 10 lantai senilai RM163,7 juta, Kamis (31/3/2022).

Bangunan baru ini, akan meningkatkan kapasitas rumah sakit menjadi 500 tempat tidur pasien dan 110 ruang medis.

Regency bertujuan untuk tumbuh menjadi rumah sakit terkemuka di Asia Tenggara, memberikan perawatan yang komprehensif dan berkualitas kepada masyarakat.

Foto atas: Gedung lama Regency Specialist Hospital Johor Bahru, Malaysia. Sedangkan bawah, seremoni pembangunan gedung baru (ground breaking) 10 lantai Regency Specialist Hospital Johor Bahru, Kamis (31/3/2022).

Pembukaan disaksikan Chin Wei Jia, Executive Director and Group Chief Executive Officer (CEO), Health Management International (HMI) dan Serena Yong, Chief Executive Officer Regency Specialist Hospital, juga dihadiri Mohd Hasnul Ismar bin Mohd Ismail, Group Managing Director, IREKA.

Pembangunan gedung baru Regency Specialist Hospital ini, untuk mengangkat Johor menjadi destinasi perawatan kesehatan swasta kelas dunia yang melayani masyarakat lokal dan pasien luar negeri.

Direktur Eksekutif, dan Group Chief Executive Officer, HMI Group, Chin Wei Jia, mengatakan, sebagai rumah sakit swasta multidisiplin, rencana aksi pertumbuhan Regency fokus pada peningkatan kapasitas dan kemampuannya memberikan perawatan komprehensif bagi penduduk lokal dan pasien luar negeri.

Chin Wei Jia, Executive Director and Group Chief Executive Officer (CEO), Health Management International (HMI).

Chin menekankan, Regency terus meningkatkan Center of Excellence (CoEs) dengan berfokus pada penguatan keahlian utama, peningkatan fasilitas dan peralatan, menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan kesehatan di luar negeri, serta mengadopsi teknologi dan digitalisasi dalam proses klinis dan bisnisnya.

Untuk Malaysia, peningkatan jumlah penyakit tidak menular (PTM) diperkirakan membebani ekonomi Malaysia dengan perkiraan RM8,9 miliar, setara dengan 0,65 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB), karena hilangnya produktivitas dan kematian dini.

Berdasarkan fakta ini, pembangunan Regency dengan fasilitas medis mutakhir serta semua 6 Center of Excellence (CoEs) telah disesuaikan untuk mengurangi angka kematian dini akibat PTM dan mengarah ke pusat kesehatan yang mudah diakses.

Kepala Eksekutif Rumah Sakit Spesialis Regency, Serena Yong, menambahkan, Regency akan bekerja lebih erat dengan sektor publik dalam memerangi munculnya PTM.

Dari kiri: Serena Yong, Chief Executive Officer Regency Specialist Hospital; Chin Wei Jia, Executive Director and Group Chief Executive Officer (CEO), Health Management International (HMI) dan Ms Quek, Asistan Direktur International Marketing Regency Specialist Hospital Johor Bahru, Malaysia.

Proyek perluasan rumah sakit antara lain unit stroke baru, fasilitas jantung dan saraf khusus, pusat kanker dan fasilitas radioterapi, unit rehabilitasi, serta unit hemodialisis.

Sebagai rumah sakit swasta pertama di Johor yang disetujui Kementerian Kesehatan Singapura untuk menggunakan MediSave, merupakan komitmen Regency untuk pengembangan di wilayah Iskandar Malaysia.

Hal tersebut, mencerminkan dedikasi dan tekad manajemen Regency mendukung upaya negara bagian Johor dalam mempromosikan pariwisata kesehatan dan medis, serta menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal, diharapkan tumbuh sebesar 7,6 persen selama lima tahun ke depan dan mencapai RM91,1 miliar pada tahun 2025.

Chin menambahkan, proyek perluasan ini merupakan milestone bagi HMI Group dan Regency.

“Kami akan terus mengumpulkan lebih banyak keahlian medis di semua entitas kami di kawasan Asia Tenggara untuk mendukung permintaan perawatan kesehatan yang terus meningkat,” ujar Chin.

Tentang Grup HMI

Didirikan pada tahun 1998, Health Management International Pte Ltd (HMI Group) adalah penyedia layanan kesehatan swasta yang sedang berkembang beroperasi di Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

HMI Group mengoperasikan dua rumah sakit spesialis di Malaysia yakni Mahkota Medical Centre dan Regency Specialist Hospital.

Di Singapura, Grup HMI mengoperasikan Pusat Spesialis StarMed, dan juga memiliki saham di jaringan klinik GP OneCare Medical Group. Divisi pelatihan Grup HMI, Institut Ilmu Kesehatan HMI, adalah perusahaan sosial yang melatih banyak lulusan untuk sektor kesehatan Singapura.

Grup ini juga mengoperasikan jaringan kantor perwakilan pasien di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Grup HMI berfokus untuk mengembangkan bisnis perawatan kesehatan sambil memperluas posisinya di tingkat regional.

Grup HMI lebih menekankan pada keunggulan medis, operasional, layanan, investasi berkelanjutan dalam teknologi, dan sumber daya manusia.

Visi HMI Group adalah menjadi grup perawatan kesehatan terkemuka di Asia. Tim dokter, perawat, dan staf kesehatan Grup HMI yang berdedikasi didukung tim manajemen rumah sakit yang berpengalaman, memungkinkan Grup HMI menerima hampir 1 juta pasien per tahun.

Grup HMI berkomitmen menyediakan layanan yang komprehensif, berkualitas, dan berbasis nilai untuk menjadi penyedia layanan kesehatan tepercaya di Asia. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di www.hmi.com.sg.

Tentang Rumah Sakit Regency Specialist Hospital

Terletak di Iskandar Malaysia, Regency Specialist Hospital adalah rumah sakit spesialis dengan 218 tempat tidur yang didukung 82 dokter yang melayani lebih dari 172.000 pasien per tahun.

Regency adalah rumah sakit swasta dengan unit Gawat Darurat 24 jam yang dikelola dokter spesialis darurat.

Didirikan pada tahun 2009, Regency kini berkembang pesat. Rumah sakit ini berlokasi strategis hanya 15 menit dari Johor Causeway di Woodlands, dan disetujui oleh Medisave Singapura. Regency adalah rumah sakit afiliasi Mahkota Medical Center di Melaka, dan merupakan bagian dari HMI Group.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Regency, silakan kunjungi www.regencyspecialist.com atau WA 0162209700. (rep1)