MANILA (Kepri.co.id – Xinhua) – Asian Development Bank (ADB) pada Jumat (31/10/2025) mengatakan, pihaknya telah menyetujui pinjaman sebesar 180 juta Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.640) sebagai pembiayaan tambahan kedua untuk mendukung PT Geo Dipa Energi, sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia, untuk semakin meningkatkan produksi listrik tenaga panas bumi di Indonesia.
Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ini, mendukung pembangunan dan pengoperasian dua PLTP, masing-masing dengan kapasitas 55 Megawatt di Pulau Jawa, kata ADB dalam pernyataan persnya.
Proyek ini akan menyediakan listrik dasar ramah lingkungan, untuk jaringan listrik Jawa-Bali, serta mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 550.000 Ton per tahun, kata bank yang berbasis di Manila, Filipina, tersebut.
Pendanaan tambahan tersebut, akan difokuskan mendukung penyelesaian proyek di tengah peningkatan biaya, dan mempertahankan kemajuan menuju target energi bersih dan iklim negara itu, kata ADB.
“PT Geo Dipa Energi memainkan peran katalis, dalam mendorong tahap berikutnya dari pengembangan panas bumi. Kami menantikan, untuk melanjutkan kolaborasi erat untuk memperluas kapasitas panas bumi Indonesia dan mempercepat peralihan menuju masa depan energi yang lebih bersih dan tangguh,” kata Jiro Tominaga, country director ADB untuk Indonesia. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
ADB Setujui Pinjaman 500 Juta Dolar AS untuk Modernisasi Sistem Perpajakan Indonesia
ADB Perkirakan Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5 Persen Tahun 2024 dan 2025
Indonesia Bukukan Pertumbuhan Ekonomi 4,87 Persen pada Q1 2025







