MANILA (Kepri.co.id – Xinhua) – Asian Development Bank (ADB) pada Kamis (14/8/2025) mengatakan, pihaknya telah menyetujui pinjaman berbasis kebijakan sebesar 500 juta Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.237) untuk memperkuat modernisasi sistem perpajakan Indonesia, yang akan meningkatkan efisiensi penarikan pajak, mendorong pemerataan ekonomi, dan menjaga ketahanan fiskal guna mendanai layanan-layanan publik yang penting dan tujuan pembangunan jangka panjang.
Pinjaman tersebut menandai yang pertama dari tiga subprogram di bawah Program Mobilisasi Sumber Daya Domestik ADB untuk Indonesia, kata bank yang berbasis di Manila itu dalam siaran pers.
“Program ini menandai momen penting dalam mendukung agenda keberlanjutan fiskal Indonesia,” kata Jiro Tominaga, Country Director ADB untuk Indonesia.
“Dengan memodernisasi administrasi perpajakan melalui digitalisasi dan memperkuat kerja sama perpajakan internasional, Indonesia akan berada pada posisi yang lebih baik untuk membiayai prioritas pembangunannya sembari menjaga stabilitas makroekonomi,” jelas Jiro. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
ADB Perkirakan Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5 Persen Tahun 2024 dan 2025
BI Turunkan Suku Bunga, Dorong Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat
Asia Tetap Jadi Mesin Pertumbuhan Utama bagi Perekonomian Global
Indonesia Bukukan Pertumbuhan Ekonomi 4,87 Persen pada Q1 2025
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi 427,5 Miliar Dolar AS pada Januari 2025
BI Pertahankan BI-Rate 5,75% Topang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global







