ADB Setujui Pinjaman 500 Juta Dolar AS untuk Modernisasi Sistem Perpajakan Indonesia

ADB Setujui Pinjaman 500 Juta Dolar AS untuk Modernisasi Sistem Perpajakan Indonesia
Para pencari kerja menghadiri bursa kerja yang digelar dalam ajang Mega Career Expo 2025 di Jakarta pada 16 April 2025. Bursa kerja tersebut diadakan di Jakarta pada 16 hingga 17 April 2025. (F. Xinhua/Agung Kuncahya B)

MANILA (Kepri.co.id – Xinhua)Asian Development Bank (ADB) pada Kamis (14/8/2025) mengatakan, pihaknya telah menyetujui pinjaman berbasis kebijakan sebesar 500 juta Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.237) untuk memperkuat modernisasi sistem perpajakan Indonesia, yang akan meningkatkan efisiensi penarikan pajak, mendorong pemerataan ekonomi, dan menjaga ketahanan fiskal guna mendanai layanan-layanan publik yang penting dan tujuan pembangunan jangka panjang.

Pinjaman tersebut menandai yang pertama dari tiga subprogram di bawah Program Mobilisasi Sumber Daya Domestik ADB untuk Indonesia, kata bank yang berbasis di Manila itu dalam siaran pers.

“Program ini menandai momen penting dalam mendukung agenda keberlanjutan fiskal Indonesia,” kata Jiro Tominaga, Country Director ADB untuk Indonesia.

“Dengan memodernisasi administrasi perpajakan melalui digitalisasi dan memperkuat kerja sama perpajakan internasional, Indonesia akan berada pada posisi yang lebih baik untuk membiayai prioritas pembangunannya sembari menjaga stabilitas makroekonomi,” jelas Jiro. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

ADB Perkirakan Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5 Persen Tahun 2024 dan 2025

BI Turunkan Suku Bunga, Dorong Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat

Asia Tetap Jadi Mesin Pertumbuhan Utama bagi Perekonomian Global

Indonesia Bukukan Pertumbuhan Ekonomi 4,87 Persen pada Q1 2025

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi 427,5 Miliar Dolar AS pada Januari 2025

BI Pertahankan BI-Rate 5,75% Topang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global