ANAMBAS (Kepri.co.id) – Jumat ASRI kembali menjadi wadah kebersamaan masyarakat di Kecamatan Jemaja Timur. Pemerintah Kecamatan Jemaja Timur menggandeng mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam kegiatan gotong royong yang dipusatkan di Desa Bukit Padi, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut, melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), aparatur kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, mahasiswa KKN UGM, serta masyarakat setempat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan diawali apel bersama pada pukul 7.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Camat Jemaja Timur, Tetti Amalia SE. Selanjutnya, seluruh peserta dibagi ke beberapa titik pembersihan, sesuai lokasi yang telah ditentukan, agar pekerjaan dapat dilakukan lebih epektif.
Fokus gotong royong kali ini berada di sepanjang jalan poros Desa Bukit Padi, mulai dari depan rumah Masuardi hingga kawasan Air Padi. Peserta membersihkan rumput liar, semak belukar, serta area di sisi jalan yang dinilai memerlukan penataan.
Selain memperindah lingkungan, kegiatan itu juga bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Jumat ASRI Perkuat Budaya Gotong Royong
Menurut Tetti Amalia, Program Jumat ASRI merupakan agenda rutin Pemerintah Kecamatan Jemaja Timur, yang terus dilaksanakan sebagai upaya membangun budaya hidup bersih, sekaligus mempererat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Program tersebut, diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami berharap, kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Tetti.
Ia juga mengajak pemerintah desa untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi itu dinilai penting, agar kepedulian terhadap kebersihan tidak hanya dilakukan saat kegiatan bersama, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun fasilitas umum seperti jalan poros dan gang permukiman.
Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat
Keterlibatan mahasiswa KKN UGM dalam kegiatan Jumat ASRI, menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dengan pemerintah daerah. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan aksi bersih lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat.
Tetti menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur, yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan dari Forkopimcam, pemerintah desa, TNI, Polri, mahasiswa, dan masyarakat menjadi modal penting menjaga keberlanjutan budaya gotong royong di Jemaja Timur.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga, semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terjaga,” tambahnya.
Melalui Program Jumat ASRI, Pemerintah Kecamatan Jemaja Timur berharap, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Program ini, diharapkan mampu mempererat kebersamaan warga serta membangun lingkungan yang bersih, sehat, asri, dan nyaman sebagai bagian dari kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas. (Ls)
BERITA TERKAIT:
Mahasiswa KKN UGM Siapkan Program Literasi Digital dan Pemberdayaan Masyarakat di Jemaja Timur
Polsek Jemaja, Kabupaten Anambas Amankan Delapan Bungkus Kokain Temuan Warga
Desa Bukit Padi Pertahankan Status Bebas Stunting Lewat RKPDes 2027
Aneng Berkomitmen, Setelah Dilantik akan Merealisasikan Janji Kampanye Insentif Rp400 Ribu per Bulan






