GAZA (Kepri.co.id – Xinhua) – Sedikitnya 26 warga Palestina tewas, sementara puluhan lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel di seluruh Jalur Gaza pada Rabu (30/10/2024), ungkap sejumlah sumber Palestina.
Di Kota Khan Younis, Gaza selatan, jet tempur Israel mengebom sebuah rumah di kawasan permukiman Sheikh Nasser, yang menewaskan empat orang, termasuk seorang anak dan dua wanita, menurut sejumlah sumber medis Palestina.
Baca Juga: Warga Palestina yang Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza Tembus 43.000 Jiwa
Di Gaza tengah, petugas medis dari Rumah Sakit Al-Aqsa mengatakan kepada Xinhua, serangan Israel terhadap sebuah tenda yang menampung para pengungsi di Deir al-Balah menyebabkan tiga orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Gaza, Palestina. (XHTV)
Di Gaza utara, paramedis Palestina menuturkan serangan udara di dekat pasar Sheikh Radwan di Gaza City, menewaskan enam orang dan melukai 20 lainnya.
Sementara sejumlah sumber keamanan mengatakan kepada Xinhua, serangan lainnya yang menyasar sekelompok warga Palestina di area pantai kota itu menewaskan lima orang.
Baca Juga: Konflik Berkepanjangan di Gaza Ungkap Sikap “Bermuka Dua” Washington di Timur Tengah
Di Beit Lahia, kota lainnya di Gaza utara, sebanyak delapan orang tewas akibat serangan udara Israel terhadap sekumpulan warga di kawasan permukiman Al-Sultan, menurut sejumlah sumber medis dan saksi mata.
Pemerintah Kota Beit Lahia menyatakan, kota itu sebagai area “bencana” akibat serangan Israel yang terus berlanjut. Sehari sebelumnya, serangan udara Israel yang menargetkan bangunan lima lantai di kota itu, menewaskan sedikitnya 93 orang.
Baca Juga: Kelaparan di Gaza Semakin Parah saat Kelangkaan Pangan Memburuk dan Bantuan Menyusut
Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Kota Beit Lahia menyampaikan, warga kota itu mengalami “bencana kemanusiaan” akibat langkanya makanan, air, dan layanan dasar.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Rabu (30/10/2024) mengonfirmasi sejumlah operasi militer yang sedang berlangsung, serta menyatakan, personelnya telah menewaskan puluhan militan di Jabalia, Gaza utara, dalam satu hari terakhir.
Israel melakukan serangan berskala besar terhadap Hamas di Jalur Gaza, untuk membalas serangan Hamas di perbatasan Israel selatan pada 7 Oktober 2023.
Serangan Hamas tersebut, menyebabkan kurang lebih 1.200 orang tewas dan sekitar 250 orang disandera.
Baca Juga: Penderitaan Keluarga Palestina di Jalur Gaza Berlanjut, Akibat Serangan Tanpa Henti Israel
Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih terus berlanjut di Gaza telah bertambah menjadi 43.163 orang, ungkap otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza dalam sebuah pernyataan pada Rabu (30/10/2024). (hen/ xinhua-news.com)







