Kepri Luar Biasa, Sepanjang 2022 Realisasi Investasi Rp18,22 Triliun dengan 5.487 Proyek

Arahan dan bimbingan Presiden Jokowi, sehingga realisasi investasi di Kepri sepanjang tahun 2022 terus meningkat. Tampak Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menemani Presiden Jokowi joging di sekitar Hotel Sanchaya Lagoi, Kabupaten Bintan saat kunjungan kerja, Selasa (25/1/2022). (F. dok humas pemprov kepri)

TANJUNGPINANG (Kepri co.id) – Triwulan IV tahun 2022 yang lalu, realisasi investasi dalam bentuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebesar Rp1,061 triliun dengan 914 proyek.

Sedangkan dari Penanaman Modal Asing (PMA) terealisasi sebesar 273,9 juta dolar AS dengan 576 proyek.

Baca Juga: Menko Airlangga Surati Ansar, Setuju Pelabuhan Pengumpan Regional Bengkong di Batam

Hal tersebut tertuang dalam rilis Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI tentang Realisasi Investasi Triwulan IV dan Januari – Desember tahun 2022, Selasa (24/1/2023).

Dari realisasi investasi PMDN dan PMA pada triwulan IV tersebut, total realisasi investasi di Kepri sepanjang Januari hingga Desember tahun 2022 dalam bentuk PMDN sebesar Rp 4,817 triliun dengan 3.343 proyek.

BACA JUGA:   Bangun 200 Unit Rumah Suku Laut, Satu Unit Rp35 Juta
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dengan grafis realisasi investasi di Kepri sepanjang tahun 2022. (F. dok humas pemprov kepri)

Dalam bentuk PMA mencapai 934 juta dolar AS dengan 2.144 proyek atau jika ditotal mencapai Rp18,220 triliun dengan 5.487 proyek.

Realisasi investasi pada triwulan IV tahun 2022, mengantarkan Kepri ikut menyumbang capaian realisasi investasi di luar Pulau Jawa, melebihi angka realisasi investasi di Pulau Jawa.

“Realisasi investasi di luar Pulau Jawa itu lebih besar dibandingkan di Pulau Jawa, yakni sebesar Rp 164,2 triliun atau 52,2 persen,” kata Menteri Investasi/ Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

BACA JUGA:   Raker dengan Komisi VI DPR RI, Menteri Investasi Dukung Percepatan Relokasi Masyarakat Rempang

Angka ini turun sebesar 1,3 persen secara QoQ (quarter on quarter). Tetapi, naik sebesar 28,7 persen secara year on year (yoy).

Sedangkan secara umum, Menteri BKPM, mengumumkan, realisasi investasi Indonesia pada triwulan IV 2022 mencapai Rp 314,8 triliun.

Angka tersebut naik 2,3 persen secara quarter on quarter (QoQ) dan 30,3 persen secara year on year (yoy). Yang menggembirakan dari jumlah tersebut, sepanjang triwulan IV, penyerapan tenaga kerja mencapai angka yang baik.

“Penyerapan tenaga kerja yang dihasilkan mencapai 339.879 orang. Ini paling tinggi sepanjang sejarah Indonesia,” ujar Bahlil.

Menanggapi rilis Kementerian Investasi/BKPM tersebut, Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad, berkomitmen akan terus memberikan diskresi kepada para investor maupun calon investor, dalam hal kemudahan berinvestasi di Kepri.

BACA JUGA:   Agen Asuransi dan LSM Kritisi Asuransi Kecelakaan Siswa SMK

Baca Juga: Ansar Fokus Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

Ansar bertekad, akan membawa Kepri mencapai realisasi investasi yang lebih tinggi di tahun 2023.

“Menimbang dampak positif yang dapat dicapai dengan realisasi investasi tinggi, kita akan terus memudahkan investor dengan tetap berdasarkan pada peraturan yang berlaku,” tekad Ansar.

Dalam hal ini, kata Ansar, tidak akan mempersulit birokrasi hingga persyaratannya.

Ansar menyebut angka penyerapan tenaga kerja pada triwulan IV secara nasional yang cukup besar, menjadi motivasi untuk terus menggesa peningkatan realisasi investasi di Kepri. (asa)