AS dan Iran Teken MoU Secara Elektronik untuk Akhiri Perang

AS dan Iran Teken MoU secara Elektronik untuk Akhiri Perang
Foto yang diabadikan pada 14 Juni 2026 ini, memperlihatkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (F. Xinhua/Li Rui)

WASHINGTON (Kepri.co.id – Xinhua)Amerika Serikat (AS) dan Iran telah secara elektronik menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU), yang bertujuan mengakhiri perang, demikian dilaporkan media AS pada Senin (15/6/2026).

MoU itu ditandatangani secara virtual oleh Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, sebut sejumlah laporan.

Ketentuan dalam MoU tersebut, diperkirakan akan dipublikasikan dalam waktu 24 hingga 48 jam ke depan, sebagaimana dikutip dari seorang pejabat senior AS.

MoU tersebut, dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada 19 Juni 2026 mendatang.

Sebelumnya pada Senin (15/6/2026), Trump mengatakan melalui akun Truth Social miliknya, kapal-kapal yang memuat minyak telah mulai bergerak keluar dari Selat Hormuz.

Trump pada Minggu (14/6/2026) menyebutkan, kesepakatan dengan Iran telah tercapai, sesaat setelah Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif mengumumkan kabar tersebut di media sosial X.

AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, dan memicu konflik regional yang mengubah lanskap keamanan Timur Tengah. Sejak saat itu, konflik tersebut telah merenggut ribuan nyawa dan mengganggu pasar energi global. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Militer AS Dilaporkan Kehilangan 16 Unit Drone MQ-9 Reaper dalam Perang dengan Iran

Menlu Iran Sebut Iran Punya “Hak Penuh” Membela Diri, Bertekad akan Terus Berjuang

Media Pemerintah Iran: Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel