Batam  

Banjir Sekitar Drainase Eks Sekolah Kaliban

Hujan yang mengguyur Kota Batam menyebabkan banjir di sekitaran eks Sekolah Kaliban Batam Centre, Selasa (22/3/2022). (F. asa)

BATAM (Kepri.co.id) – Kekhawatiran Ketua Government Watch, Yusril Koto menyorot drainase di samping eks Sekolah Kaliban dipakai untuk kepentingan komersil rawan banjir terbukti.

Hujan beberapa menit yang mengguyur Perumahan Cikitsu dan Taman Raya sekitarnya, pada Selasa (22/3/2022) pukul 12.30 WIB, menyebabkan banjir di area drainase eks Sekolah Kaliban Jalan Tengku Sulung, yang kini berubah menjadi supermarket tersebut.

Foto atas, tampak seorang memegang pacul menjebol pembatas jalan dan drainase disaksikan tiga orang. Foto bawah, titik banjir di samping drainase eks Sekolah Kaliban Jalan Tengku Sulung Batam Centre, Selasa (22/3/2022) pukul 12.30 WIB. (F. asa)

Pantauan di lapangan, tampak seorang pekerja disaksikan tiga orang, mengayunkan pacul menjebol salah satu pembatas di area drainase tersebut agar air yang menggenang badan jalan lancar.

BACA JUGA:   Polisi Tangkap Calo Pencari Kerja, Uang Sudah Ditransfer Tapi Pekerjaan Tak Ada

“Saya dari dulu sudah teriak, diduga penutupan drainase tersebut tak berizin dan berpotensi titik banjir baru di Batam. Bahkan, drainase yang difungsikan untuk kepentingan komersil fasilitas supermarket tersebut, juga rawan macet lalu lintas,” ujar Yusril kepada wartawan di Ruko Grand BSI Batam Centre, Selasa (22/3/2022). (asa)