Singapura Tarik Produk Salad Campur Australia dengan Kandungan Bacillus Cereus Berlebih

Singapura Tarik Produk Salad Campur Australia dengan Kandungan Bacillus Cereus Berlebih
Pembeli berjalan melewati rak-rak sayuran segar di sebuah supermarket di Singapura pada 17 Maret 2020. (F. Xinhua/Then Chih Wey)

SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Badan Pangan Singapura (Singapore Food Agency/ SFA) menarik produk salad campur yang diimpor dari Australia, setelah pengujian mendeteksi kadar Bacillus cereus yang melebihi batas yang diizinkan.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (21/8/2025), SFA mengidentifikasi produk tersebut sebagai Coolibah Herbs Gourmet Salad Mix dan mengatakan, proses penarikan produk itu masih berlangsung. Konsumen yang telah membeli produk tersebut, disarankan untuk tidak mengonsumsinya.

Mereka yang telah mengonsumsi salad campur tersebut dan khawatir dengan kesehatan mereka, harus berkonsultasi dengan dokter, tambah SFA.

Bacillus cereus, bakteri yang umum ditemukan di lingkungan dan di saluran usus serangga dan mamalia, merupakan penyebab umum keracunan makanan. Gejalanya dapat meliputi mual, muntah, keram perut, dan diare. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Mencicipi Bacang Biru Nyonya di Museum The Intan Singapura

Output Manufaktur Singapura Turun 1,3 Persen Secara Tahunan pada Februari 2025

Dubes RI untuk Singapura Siap Kolaborasi dengan BP Batam Gaet Investor

Wisatawan Asal Singapura Dominasi Kunjungan ke Batam

Kehadiran SEZ Singapura-Johor: Peluang Emas Meningkatkan Daya Saing KEK Batam

Catatan 2024 BP Batam: Singapura dan Tiongkok Dominasi PMA di Batam

Ismeth Desak Pemerintah Tindaklanjuti Penyaluran PLTS ke Singapura, Peluang Sejahterakan Masyarakat Kepri

Survei: Hampir 70 Persen Perusahaan China di Singapura Nilai Iklim Bisnis “Sangat Baik”

Akademisi Singapura Kritik Rencana Tarif Trump, Ada Harga yang Harus Dibayar