Sumut  

Jasad Zulfitrah Ditemukan Dekat Jembatan Portibi

Proses evakuasi jasad Zulfitrah Ahmad Effendi Harahap yang hanyut terbawa arus Sungai Batang Pane pada Jumat (5/5/2023) baru ditemukan Senin (8/5/2023). (F. roji)

PALUTA (Kepri.co.id) – Tim SAR Nas gabungan Basarnas dan TNI Polri Tangguh, akhirnya berhasil menemukan jasad Zulfitrah Ahmad Effendi Harahap (7 tahun) yang hanyut terbawa arus air Sungai Batang Pane, Senin (8/5/2023).

Sebelumnya, Zulfitrah hanyut pada Jumat (5/5/2023) pukul 13.00 WIB. Selama empat hari, Tim SAR Nas menerjunkan tiga perahu rafting mencari jasad korban ke hilir sungai.

Titik pencarian meliputi Titi Gantung Desa Rondaman Dolok, Desa Rondaman Lombang, Desa Aloban, dan jembatan Portibi dengan penyusuran sungai secara manual.

BACA JUGA:   Bupati Paluta Serahkan 253 SK Pengangkatan PPPK, Efektif Bekerja 1 Agustus 2023

Titik berikutnya Jembatan Desa Portibi Jae, Titi Gantung Desa Bara, Desa Hutangsasa, Desa Sibatuloting, serta Muara Sungai Batang Pane menuju Sungai Barumun dilakukan penyusuran sungai secara manual.

Kendala yang dihadapi Tim SAR Nas, arus bawah sungai deras, kontur sungai medan jeram, banyak pusaran air di sekitar aliran sungai, dan banyak tumpukan sampah di sekitar sungai.

BACA JUGA:   KPU Paluta Gandeng Wartawan, Sosialisasi Sukseskan Pemilu 2024

“Alhamdulillah, pencarian yang dilakukan sejak Jumat (5/5/2023) hingga Senin (8/5/2023) korban baru berhasil ditemukan dekat Jembatan Portibi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Padang Lawas Utara (Paluta), Khairul Harahap SSos, Senin (8/5/2023).

Khairul merasa lega, hari keempat baru berhasil menemukan jasad Zulfitrah, murid MIN 8 Desa Parsarmaan yang hanyut terbawa arus Sungai Batang Pane. (roji)