BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – CHN Energy Investment Group (CHN Energy), perusahaan milik negara China, mengumumkan pencapaian signifikan dalam kapasitas terpasang energi barunya ladang angin di lepas pantai.
Menurut perusahaan tersebut, total kapasitas terpasang energi baru CHN Energy mencapai 100 juta KiloWatt (KW) per akhir Juni lalu, melampaui tonggak sejarah yang luar biasa dalam upaya perusahaan tersebut beralih ke sumber-sumber energi yang lebih bersih.
Baca Juga: Perusahaan China Mulai Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik Terbesar di Tunisia
Keberhasilan CHN Energy Investment Group (CHN Energy) dalam revolusi energi terbarukan, revolusi energi hijau dengan beralih mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil, menjadikan China membangun siapa menghadapi masa depan jika seandainya energi fosil yang tidak bisa diperbarukan tersebut habis.
Secara rinci, kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga angin mencapai 62,28 juta KW, mempertahankan posisi teratas secara global dalam hal skala. Kapasitas terpasang pembangkit listrik fotovoltaik juga melonjak hingga mencapai 42,13 juta KW.
Pangsa energi baru dalam total kapasitas terpasang raksasa energi tersebut meningkat dari 21,6 persen tahun 2021 menjadi 31,4 persen pada akhir Juni 2024 ini, menurut perusahaan tersebut.
Baca Juga: Kapasitas Penyimpanan Energi di China Diperluas Dukung Target Rendah Karbon
Percepatan transisi perusahaan itu menuju energi hijau dan rendah karbon, merupakan salah satu upaya negara tersebut mencapai puncak emisi karbon sebelum tahun 2030 dan mencapai netralitas karbon sebelum tahun 2060. (asa/ xinhua-news.com)







