PADANG (Kepri.co.id) — Ada yang berbeda dalam Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Universitas Bung Hatta tahun ini. Bukan sekadar agenda rutin organisasi, pertemuan yang digelar pada 23 Syawal 1447 H atau Sabtu (11/4/2026) di kampus tercinta itu, menjelma menjadi ruang temu penuh makna—tempat rindu pada almamater berkelindan dengan semangat persatuan.
Di antara sapaan hangat dan kenangan masa kuliah yang kembali mengalir, para alumni dari berbagai generasi berkumpul dalam satu tujuan: mempererat ikatan dan merumuskan langkah bersama untuk masa depan organisasi.
Forum tertinggi alumni ini berlangsung dinamis, namun tetap dalam bingkai musyawarah dan mufakat. Kedewasaan para peserta tampak jelas, menghadirkan suasana yang tidak hanya produktif, tetapi juga sarat nilai kekeluargaan.

Dari proses yang penuh kebersamaan tersebut, lahirlah keputusan penting. Mardiansyah, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero), dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Alumni Universitas Bung Hatta. Sementara itu, Defri Nasdi, seorang Notaris/ Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), didapuk sebagai Ketua Harian.
Lebih dari sekadar hasil pemilihan, keputusan ini menjadi simbol kuat bahwa persatuan tetap menjadi napas utama dalam perjalanan organisasi alumni.
Ketua DPD Alumni Universitas Bung Hatta Sumatera Selatan, Haris Jumadi, menegaskan komitmen pihaknya, mendukung penuh hasil Mubes tersebut. Ia menyebut, momentum ini sebagai titik awal penting memperkuat konsolidasi alumni di berbagai daerah.
”Ini bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi tentang menyatukan kembali semangat. Mubes ini adalah awal untuk membangun organisasi alumni yang lebih profesional, inklusif, dan mampu merangkul seluruh alumni, di manapun berada,” ujarnya.
Dengan terbentuknya kepemimpinan baru, harapan pun menguat. Alumni Universitas Bung Hatta diharapkan semakin solid, adaptif menghadapi tantangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata—tidak hanya bagi sesama alumni, tetapi juga untuk masyarakat luas.
Mubes 2026 pun menjadi penanda: ketika rindu pada almamater disatukan dengan semangat kebersamaan, maka langkah menuju masa depan organisasi yang lebih kuat dan berdaya bukan lagi sekadar harapan, melainkan keniscayaan. (red)
BERITA TERKAIT:
Universitas Bung Hatta dan Golden School Batam Kerja Sama RPL, Raih S1 Cukup 4 Semester
UBH dan Golden School Batam Teken MoU Majukan Pendidikan







