Kisah Seorang Mantan Budak yang Dapatkan Kehidupan Baru setelah Reformasi Demokratis di Xizang, China

Kisah Seorang Mantan Budak yang Dapatkan Kehidupan Baru setelah Reformasi Demokratis di Xizang, China
Pudron berbincang dengan para kerabat di rumahnya di Desa Lumpa yang terletak di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 Maret 2026. (F. Xinhua/Jigme Dorje)

LHASA (Kepri.co.id – Xinhua) – Pudron (86), warga Desa Lumpa di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, tidak akan pernah melupakan masa lalu ketika kehidupan penuh dengan kesulitan namun tetap dijalani dengan penuh martabat.

Sejak kecil, Pudron berada di bawah kendali ketat para pemilik budak. Tinggal di sebuah rumah berdinding batu bata lumpur yang hanya memiliki satu jendela kecil, seluruh keluarganya tidur di lantai hanya dengan selimut kulit domba lusuh.

Pudron harus bangun sebelum subuh untuk melakukan berbagai tugas, seperti menggembalakan keledai untuk mengangkut barang dan memupuk lahan pertanian. Selain itu, Pudron harus memintal wol dan menenun. Kapalan tebal terbentuk di tangannya.

Sepanjang tahun, Pudron tidak memiliki hari istirahat, meskipun dia sedang terluka. Hidup tak tertahankan baginya dan keluarganya, tetapi mereka tidak punya pilihan selain hidup dengan penghasilan yang sangat kecil.

Barulah setelah reformasi demokrasi di Xizang pada 1959, ketika jutaan budak dibebaskan, hidupnya benar-benar mulai berubah menjadi lebih baik.

Saat ini, Pudron tinggal bersama putra dan menantunya di sebuah rumah bergaya Tibet dua lantai yang luas dan hangat. Pudron bahkan masih tidak terbiasa memiliki begitu banyak mentega dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini adalah ‘kesenangan yang merepotkan’ yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” tutur Pudron. Mari simak lebih lanjut kehidupannya saat ini melalui rangkaian foto berikut ini! (hen/ xinhua-news.com)

Pudron (kiri) berbincang dengan para kerabat di Desa Lumpa yang terletak di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 Maret 2026. (F. Xinhua/Jigme Dorje)

 

Pudron (kanan) dan menantunya memberi makan ternak di Desa Lumpa yang terletak di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 Maret 2026. (F. Xinhua/Jigme Dorje)

 

Pudron memintal benang wol di rumahnya di Desa Lumpa yang terletak di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 Maret 2026. (F. Xinhua/Jigme Dorje)

 

Pudron (tengah) berpose untuk difoto bersama putra dan menantunya di rumah mereka di Desa Lumpa yang terletak di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 Maret 2026. (F. Xinhua/Jigme Dorje)

 

Pudron berpose untuk difoto di Desa Lumpa yang terletak di Kota Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 Maret 2026. (F. Xinhua/Jigme Dorje)

BERITA TERKAIT:

Panchen Rinpoche Jalankan Tugas Rutin, Pimpin Kegiatan Keagamaan dan Sosial di Xizang China

Unik, Kedai Teh Herdsmen’s Treasure House di Xizang China Tawarkan Pengalaman Budaya Imersif

60 Tahun Berdiri, Xizang di China Catat Pembangunan Luar Biasa

Robot Penjaga Ditempatkan di Tengah Kawanan Antelop Tibet di China