42 KK Tempati Hunian Tetap di Tanjung Banon, Harapan Baru Kesejahteraan Masyarakat Rempang

42 KK Tempati Hunian Tetap di Tanjung Banon, Harapan Baru Kesejahteraan Masyarakat Rempang
Personel TNI dan Ditpam BP Batam, membantu menurunkan barang warga pindah ke hunian baru di Tanjung Banon, Senin (2/12/2024). (F. Rud)

BATAM (Kepri.co.id)Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran satu kepala keluarga (KK) dari hunian sementara ke hunian tetap di Tanjung Banon, Senin (2/12/2024).

Angka ini menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke Tanjung Banon, sebanyak 42 KK dan ratusan KK lainnya masih menunggu antrean rampungnya pekerjaan rumah pilihan masing-masing hingga 31 Desember 2024 ini.

Baca Juga: Sudah 41 KK Warga Rempang, Tempati Rumah Baru Tanjung Banon

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah bersedia mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City, dan berharap rumah baru ini dapat terus meningkatkan kesejahteraan warga hingga generasi kedepannya.

”BP Batam mengucapkan terima kasih kepada warga Rempang yang telah bersedia mendukung PSN Rempang Eco-City, lewat dukungan warga yang luar biasa ini harapannya investasi ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi Batam khususnya warga di Pulau Rempang,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.

Baca Juga: BP Batam Pastikan PSN Rempang Eco City Berjalan Baik

”Semoga rumah baru Tanjung Banon ini dapat memberikan kebahagiaan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi warga yang telah menempatinya hingga generasi penerusnya nanti,” pungkas Tuty.

Sementara itu, Ahmad Sabarudin seorang kepala keluarga yang hari itu difasilitasi BP Batam bergeser ke hunian tetap, mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah memenuhi hak-hak masyarakat terdampak PSN.

Baca Juga: Alhamdulillah, BP Serahkan Rumah Baru kepada Warga Terdampak Rempang Eco-City

Ahmad berharap, proyek ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Rempang.

”Dalam proses pergeseran ini, semua hak kami telah dipenuhi BP Batam. Saya bersama keluarga telah difasilitasi pindah ke hunian tetap kami,” kata Ahmad.

Baca Juga: BP Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Rempang Eco-City

”Melihat kondisi ini, tentu kami akan mendukung proyek ini dengan harapan, seluruh warga di sini ke depan bisa hidup lebih sejahtera dan bahagia,” pungkas Ahmad sembari tersenyum. (amr)