Ansar Sampaikan Klausul Dana CSR Pendidikan Migas

Gubkepri, H Ansar Ahmad menerima plakat dari Kepala SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus dan jajarannya di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (18/2/2024). (F. zek/ pemprov kepri)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Gubkepri, H Ansar Ahmad ingin agar anak-anak Kepri memiliki kualifikasi ikut serta dalam proyek eksploitasi minyak dan gas (migas) bumi di wilayah Kepri.

Hal ini bisa diwujudkan melalui penyaluran dana corporate social responsibility (CSR), dalam bentuk pendidikan dalam bidang migas dengan porsi tertentu.

Baca Juga: Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Raih Penghargaan Dharma Karya ESDM Muda Tahun 2022

Klausul ini disampaikan Gubkepri Ansar saat menerima kunjungan kerja Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Rikky Rahmat Firdaus dan jajarannya di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (18/2/2024).

“Ekploitasi migas di Kepri terus berkembang. Ke depan, anak-anak lokal bisa ikut serta dalam kegiatan eksploitasi kawasan. Dengan adanya pendidikan yang didapat melalui dana-dana dari perusahaan, mereka nantinya kembali bekerja akan memiliki sense of responsibility untuk perusahaan,” ujar Gubkepri Ansar.

Baca Juga: Kejar Target 1 Juta Barel per Hari, SKK Migas Minta KKKS Mutakhirkan Kebijakan SDM

Usulan Gubkepri Ansar tersebut, mendapat anggukan seirama dari Kepala SKK Migas Sumbagut dan beberapa perwakilan dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), yang ikut dalam audiensi tersebut.

Seperti Manajer Senior dan Manajer GA Harbour Energy, Andri Kristianto; Manajer Relation Medco EP Natuna, Kemal Massi, dan Manajer Senior GA Harbour Energy, Medi.

Gubkepri Ansar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KKKS, yang telah berkontrak dengan SKK Migas wilayah Sumbagut untuk wilayah Kepri, atas penyaluran dana CSR yang sangat membantu Pemprov Kepri menjalankan program-programnya.

“Memang banyak yang sudah dihasilkan melalui kegiatan CSR. Seperti bantuan penyambungan listrik masyarakat melalui program Kepri Terang. Saya kira, itu akan kita lanjutkan” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Wilayah Sumbagut, Rikky, melaporkan, awal tahun 2024 terdapat 12 KKKS yang berkontrak untuk wilayah Kepri. Kemudian, realisasi pengeboran tahun 2023 lalu, mencapai 160 persen. Yakni total pengeboran delapan sumur dari target lima sumur.

“Kemudian untuk peta rencana kerja tahun 2024, pengeboran sumur eksploitasi sejumlah enam sumur, dan sampai Februari 2024 ini telah terealisasi tiga sumur,” lapor Rikky.

Sementara, bentuk sinergi dengan Pemprov Kepri, Rikky memaparkan, tahun 2023 telah dilaksanakan even Northern Sumatra Forum 1 dan 2, serta Forum Kapasitas Nasional III 2023 yang dilaksanakan di Kota Batam, dan dihadiri langsung oleh Gubkepri Ansar.

“Untuk itu, kita mengundang dan berharap kehadiran Bapak Gubernur pada supply chain management event yang akan kita laksanakan di Batam, 3-4 Juli tahun 2024 yang akan datang” tutupnya. (zek)