Cak Nur Ingatkan Dishub Tingkatkan Layanan Parkir

Ketua DPRD Batam, Nuryanto SH MH narasumber talkshow tarif parkir naik di Studio Batam TV di lantai 9 Gedung Graha Pena Batam Center, Kamis (18/1/2024). (F. asa)

BATAM (Kepri.co.id) – Ketua DPRD Batam, Nuryanto SH MH memahami keinginan Pemerintah Kota (Pemko) Batam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir. Namun, kenaikan ini harus dibarengi peningkatan pelayanan dua kali lebih bagus dari pelayanan sebelumnya.

“Kenaikan parkir 100 persen untuk meningkatkan PAD, saya ingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam sebagai leading sector parkir ini, agar dua kali lebih bagus melakukan layanan parkir dari sebelumnya,” ujar Cak Nur, sapaan Nuryanto yang menjadi narasumber talkshow tarif parkir naik di Studio Batam TV Lantai 9 Gedung Graha Pena Batam Center, Kamis (18/1/2024).

Selain Cak Nur, narasumber lainnya Pengamat Kebijakan Publik Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, Rahmayandi Muda. Dialog ini dipandu moderator sekaligus Pimpinan Redaksi Batam TV, Menotelis.

Diakui Cak Nur, banyak juga warga yang mengeluh naiknya parkir 100 persen ini. Akan tetapi, kata Cak Nur, massifnya pembangunan Kota Batam membutuhkan pembiayaan. “Retribusi atau pajak ini, pengembaliannya ke masyarakat dalam bentuk pembangunan. Kan bisa kita lihat, pembangunan begitu massif,” ujar Cak Nur, politisi PDI Perjuangan ini.

Di tengah keinginan pemerintah meningkatkan PAD, kata Cak Nur mengingatkan kembali, agar Dishub benar-benar membuat terobosan dalam meningkatkan pelayanan parkir ini.

“Kami menyarankan, agar Dishub menggunakan teknologi quick response code Indonesian standard (QRIS), sehingga potensi bocor bisa diminimalisir. Teknis di lapangan ada pada Dishub. Namun, sebagai mitra pemerintah, DPRD menyarankan lakukan terobosan peningkatakan layanan,” pesan Cak Nur.

Kalau tidak dilakukan peningkatakan layanan dan terobosan, Cak Nur khawatir, target yang akan dicapai peningkatan PAD dari sektor pajak dan retribusi khusnya parkir tidak akan tercapai.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Unrika Batam, Rahmayandi Muda, menyampaikan, pihaknya setuju kenaikan tarif parkir. Namun, Pemko Batam mestinya melakukan peningkatan pelayanan dan perbaiki sistem pelaksanaan pemungutan parkir oleh petugas di lapangan. (asa)