BATAM (Kepri.co.id) — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batam Sekupang menggelar kegiatan JMO’s Day – Akselerasi dan Optimalisasi Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) pada 26–28 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan layanan digital, mendorong literasi digital peserta, sekaligus meningkatkan kualitas dan kelengkapan data kepesertaan.
Kegiatan JMO’s Day turut dihadiri dan mendapat dukungan dari Tim Deputi Bidang Layanan Digital dan Customer Care Kantor Pusat serta Tim Pelayanan Kantor Wilayah, sebagai bentuk sinergi dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan layanan digital BPJS Ketenagakerjaan di wilayah kerja Kantor Cabang Batam Sekupang.
Kegiatan diawali pada 26 Agustus 2026 dengan sosialisasi dan penyamaan persepsi serta penyampaian kebijakan dan arah strategis transformasi layanan digital BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran tim dari Kantor Pusat dan Kantor Wilayah, turut memperkuat koordinasi dan penyamaan langkah dalam pelaksanaan optimalisasi JMO di tingkat cabang.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada 27 Agustus 2026 di Kelong Baba Restaurant Tiban, dengan melibatkan 20 perusahaan sebagai mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan. Masing-masing perusahaan mengirimkan dua orang perwakilan, untuk mengikuti edukasi dan sosialisasi pemanfaatan aplikasi JMO. Kegiatan tersebut menjadi forum edukasi bagi perusahaan, untuk memahami strategi peningkatan kepemilikan dan pemanfaatan JMO di kalangan tenaga kerja.
Perusahaan yang diundang merupakan perusahaan dengan jumlah tenaga kerja aktif yang cukup besar dan memiliki tingkat kepemilikan akun JMO yang beragam. Berdasarkan data yang menjadi dasar undangan, 20 perusahaan memiliki data jumlah tenaga kerja aktif dengan total sekitar 21.641 tenaga kerja. Tingkat kepemilikan JMO pada masing-masing perusahaan juga menunjukkan variasi, sehingga masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan pemanfaatan JMO di kalangan tenaga kerja.
Data tersebut juga menunjukkan adanya potensi yang cukup besar pada tenaga kerja baru aktif kurang dari tiga bulan. Dari perusahaan yang memiliki data, terdapat lebih dari 3.000 tenaga kerja baru aktif dalam kelompok tersebut, dengan tingkat kepemilikan JMO yang masih bervariasi. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan JMO’s Day, khususnya untuk mendorong aktivasi JMO sejak awal kepesertaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai fitur dan layanan JMO, antara lain pendaftaran dan aktivasi akun, pengecekan kepesertaan, informasi saldo, serta berbagai fitur digital lainnya.
Selain optimalisasi penggunaan JMO, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan edukasi mengenai potensi peserta Non Aktif (NA) dan pentingnya kualitas serta kelengkapan data peserta. Materi tersebut mencakup pemahaman status kepesertaan, manfaat melanjutkan kepesertaan, serta upaya mengaktifkan kembali peserta Non Aktif.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang, Budi Pramono, mengatakan, optimalisasi JMO merupakan bagian penting dari transformasi layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan kemudahan dan kemandirian kepada peserta dalam mengakses layanan.
”JMO bukan hanya sebuah aplikasi, tetapi merupakan bagian dari transformasi layanan BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengakses berbagai informasi dan layanan secara cepat, mudah, dan mandiri. Karena itu, kami terus mendorong perusahaan agar ikut berperan aktif dalam mengedukasi dan mengajak seluruh tenaga kerjanya untuk memiliki serta memanfaatkan JMO,” ujar Budi Pramono.
Menurut Budi, dukungan dari Kantor Pusat dan Kantor Wilayah menjadi bagian penting dalam memperkuat implementasi transformasi layanan digital hingga ke tingkat peserta.
”Kehadiran Tim Deputi Bidang Layanan Digital dan Customer Care Kantor Pusat serta Tim Pelayanan Kantor Wilayah tentunya menjadi penguatan bagi kami di Kantor Cabang Batam Sekupang. Sinergi ini menunjukkan bahwa optimalisasi layanan digital merupakan upaya bersama, sehingga implementasinya dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak langsung kepada peserta,” jelasnya.
Budi juga menyoroti pentingnya mendorong aktivasi JMO sejak awal kepesertaan, khususnya bagi tenaga kerja baru.
”Kami melihat masih terdapat potensi yang cukup besar, khususnya dari tenaga kerja baru aktif yang belum memiliki JMO. Ini menjadi perhatian kami karena semakin cepat peserta memiliki dan menggunakan JMO, semakin mudah pula peserta memperoleh informasi mengenai kepesertaannya dan manfaat yang menjadi haknya. Di sisi lain, data yang lengkap dan sesuai juga sangat penting untuk memastikan pelayanan dapat diberikan secara optimal,” tambah Budi.
Kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bersama Bank BTN dan BSI, serta sosialisasi developer.
Rangkaian JMO’s Day kemudian dilanjutkan pada 28 Agustus 2026 melalui Activation Booth di PT Wearsmart Textiles. Kegiatan tersebut menjadi bentuk implementasi langsung dengan menghadirkan layanan edukasi dan pendampingan kepada peserta di lingkungan perusahaan.
Dalam activation booth, tim BPJS Ketenagakerjaan bersama tim terkait membantu peserta melakukan aktivasi akun, pengkinian data, serta memberikan pendampingan dalam menggunakan fitur-fitur JMO. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memanfaatkan layanan digital BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kegiatan JMO’s Day, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batam Sekupang mendorong perusahaan untuk berperan aktif dalam meningkatkan kepemilikan dan pemanfaatan JMO di kalangan tenaga kerja. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi, aktivasi akun, pengkinian data, serta pendampingan secara langsung.
Budi Pramono menambahkan, keberhasilan transformasi layanan digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kemauan peserta dan dukungan perusahaan dalam mengadopsi layanan tersebut.
”Harapan kami, JMO’s Day ini tidak berhenti pada kegiatan aktivasi semata. Kami ingin membangun kebiasaan baru di mana peserta semakin terbiasa mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan secara digital. Dengan dukungan perusahaan, sinergi Kantor Pusat dan Kantor Wilayah, serta partisipasi aktif tenaga kerja, transformasi layanan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh peserta,” tutup Budi Pramono.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pergeseran layanan dari kanal tatap muka menuju kanal digital. Dengan semakin optimalnya pemanfaatan JMO, peserta diharapkan dapat mengakses informasi dan layanan BPJS Ketenagakerjaan secara lebih mudah, cepat, dan mandiri.
JMO’s Day diharapkan tidak berhenti pada kegiatan aktivasi, tetapi dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan peserta dalam memanfaatkan layanan digital BPJS Ketenagakerjaan secara berkelanjutan. (nov)
BERITA TERKAIT:
BPJS Ketenagakerjaan Dorong Budaya K3 untuk Tekan Risiko Kecelakaan Kerja
Polda Kepri dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Kawal Kepatuhan Perusahaan Lindungi Pekerja
Tim BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Keselamatan Kerja dan Peran Agen PERISAI di Devely Residence
BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang Tanam Pohon di Hutan Lindung Temiang
Perluas Akses Kesehatan Pekerja, RSBP Batam Reaktivasi Layanan BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang Gandeng RT/RW dan Perisai, Sosialisasikan Perlindungan Pekerja
Pemkab Karimun dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemanfaatan APBDes untuk Perlindungan Ekosistem Desa







