Dedikasi Damkar Sektor Siantan, Rela Begadang dan Patungan Demi Kebutuhan Warga

Dedikasi Damkar Sektor Siantan, Rela Begadang dan Patungan Demi Kebutuhan Warga
F. LS

ANAMBAS (Kepri.co.id) – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di wilayah Anambas, kembali menguji solidaritas masyarakat. Di garis depan, Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Siantan, hadir sebagai “oase” bagi warga, meski tugas menyuplai air sebenarnya bukanlah tugas pokok mereka.

Pada Minggu (30/8/2026) malam, pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang silih berganti mendatangi Pos Damkar yang berlokasi di dekat Gg Pelajar 2, Lapangan Sulaiman Abdullah. Fasilitas pengambilan air bersih ini beroperasi 24 jam penuh dan disediakan secara gratis, dengan syarat mutlak: tidak untuk diperjualbelikan.

Ironi di Balik Seragam: Petugas Damkar Pun Kekurangan Air

Di balik aksi heroik menyuplai air untuk masyarakat, terdapat fakta yang cukup menyentuh. Para anggota Damkar yang bekerja keras membagikan air, ternyata juga mengalami krisis air di rumah mereka sendiri.

“Kami aja kadang di rumah tidak ada air, Bang. Bahkan anggota Damkar sendiri juga mengalami hal yang sama. Kadang setelah selesai bekerja, malam hari kami membawa dua sampai tiga galon air untuk dibawa pulang,” ungkap salah satu anggota Damkar.

Untuk menjaga ketersediaan air di sumur Pos Damkar agar tidak kering, penyedotan tidak bisa dilakukan dengan mesin besar secara serentak. Anggota yang piket, berjumlah 6 hingga 8 orang, harus rela begadang menyedot air perlahan menggunakan mesin kecil.

“Kadang kami sampai malam tidak tidur, karena proses pengisian membutuhkan waktu lama. Biasanya sampai jam lima pagi baru semua tangki bisa terisi,” tambahnya.

Distribusi Tanpa Henti: Dari RSUD hingga Perkampungan

Selain menyediakan toren (tangki biru) beserta selang panjang di pos agar warga (terutama yang membawa motor) mudah mengisi galon, Damkar Sektor Siantan juga aktif melakukan distribusi keliling.

Setiap harinya, armada Damkar tak pernah berhenti bergerak. Fasilitas vital seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Masjid Agung menjadi prioritas harian. Sementara itu, daerah-daerah permukiman seperti Tanjung dan Simpang Empat juga terus disuplai, di mana petugas terjun langsung mengisi tandon-tandon milik warga.

Rencananya, esok hari (Senin, 31/8/2026), tim gabungan akan bergerak menuju kawasan Tiangau. Karena armada Damkar tidak kuat menanjak ke lokasi tersebut dengan beban air penuh, strategi khusus disiapkan: Dinas PU akan membawa mobil tangki penampungan, sementara Damkar menyiagakan mesin pompanya. Saat ini, terdapat dua unit mobil Damkar yang terus disiagakan untuk operasi ini.

Kendala Operasional dan ‘Uang Pribadi’ Sekretaris

Beban berat menyuplai air ke berbagai titik ini bukannya tanpa kendala. “Keluhannya tentu soal operasional, seperti bahan bakar minyak (BBM) dan oli mesin. Apalagi mesin kami ini memang sudah tua semua, jadi tidak bisa dipaksakan terus bekerja maksimal,” ujar seorang narasumber di Pos Damkar.

Mesin pompa besar bertekanan tinggi yang digunakan untuk menyuplai RSUD dan Masjid Agung sangat boros oli. Ketika ditanya mengenai bantuan dari Pemerintah Kabupaten, petugas di lapangan enggan berkomentar banyak dan hanya fokus bekerja.

Namun, informasi dari lapangan menyebutkan bahwa untuk menutupi kekurangan biaya operasional dan perawatan mesin, Sekretaris Damkar, Matari Hasibuan kerap kali harus merogoh kocek pribadinya agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.

Apresiasi Mengalir dari Warga

Mengetahui pengorbanan para petugas yang beroperasi melampaui tugas pokoknya (di mana instansi lain terkendala fasilitas), masyarakat Siantan menunjukkan rasa terima kasih yang mendalam.

Sebagai bentuk apresiasi, warga yang datang mengambil air atau yang rumahnya disuplai air sering kali secara sukarela membawakan kopi, makanan ringan, dan kebutuhan logistik lainnya untuk menemani para petugas yang berjaga dan begadang 24 jam.

“Sebenarnya ini bukan tugas pokok kami. Tapi karena masyarakat membutuhkan, kami tetap bantu,” pungkas narasumber tersebut, menegaskan komitmen Damkarmat Sektor Siantan di tengah krisis yang melanda. (LS)

BERITA TERKAIT:

Tarempa Diguyur Hujan, Warga Senang Usai Beberapa Pekan Dilanda Kekeringan

Personel Polres Anambas Dilatih Hadapi Bencana, Mulai Pemadaman Api hingga Penyelamatan