SANAA (Kepri.co.id – Xinhua) – Puluhan ribu warga Yaman berkumpul menggelar unjuk rasa massal di ibu kota Yaman, Sanaa, pada Jumat (25/7/2025), memprotes apa yang mereka sebut sebagai kelaparan massal “buatan manusia” di Jalur Gaza yang terkepung.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Sanaa. (XHTV)
Para peserta aksi unjuk rasa membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan “Hentikan kelaparan di Gaza”, “Hentikan perang di Gaza”, dan “Cabut segera blokade Israel di Gaza”.
Israel telah membatasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza selama berbulan-bulan, menyebabkan kelaparan massal yang telah menewaskan 122 warga Palestina, sebagian besar anak-anak, sebut otoritas kesehatan Gaza.
Di Sanaa, para pengunjuk rasa mengangkat gambar-gambar ibu dan anak-anak Gaza yang menderita kekurangan gizi akut, yang menjadi viral di media mainstream.
Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman utara, telah meluncurkan serangan rudal balistik dan drone ke Israel sejak November 2023, untuk menunjukkan solidaritas bagi rakyat Palestina yang terkepung, serta menekan Israel agar mengakhiri perang dan blokade terhadap Gaza. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TEKAIT:
Houthi Yaman Bersumpah akan Targetkan Kapal-kapal AS jika Washington Serang Iran
Kelompok Houthi Yaman Klaim Kembali Tembak Jatuh Drone MQ-9 Amerika
Kelompok Houthi Klaim Serangannya Jatuhkan Jet Tempur F-18 Milik AS
Israel Terima 90.000 Ton Lebih Peralatan Militer sejak Konflik Gaza Dimulai
Israel Terima 90.000 Ton Lebih Peralatan Militer sejak Konflik Gaza Dimulai
Kelaparan di Gaza Semakin Parah saat Kelangkaan Pangan Memburuk dan Bantuan Menyusut
Kanada Kecam Israel atas Bencana Kemanusiaan di Gaza
Sedikitnya 5 Tewas dan 100 Terluka di Dekat Pusat Distribusi Bantuan Kelolaan Israel dan AS di Gaza







