Media Sebut Israel Lanjutkan Operasi Darat dan Udara di Lebanon Selatan

Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Eyal Zamir bertemu dengan pimpinan Komando Utara di markas besar Komando Utara di Israel pada 21 Maret 2026. (F. Xinhua/IDF)

BEIRUT (Kepri.co.id – Xinhua) – Pasukan Israel kembali melanjutkan operasi darat dan udara di Lebanon selatan pada Jumat (26/6/2026), demikian menurut laporan media Lebanon.

Di kota perbatasan Ain Arab, pasukan Israel melancarkan operasi penyisiran berskala besar beberapa jam setelah membawa tujuh orang, yakni tiga warga Lebanon dan empat buruh tani Suriah, ke wilayah yang dikuasai Israel, sebut Kantor Berita Nasional Lebanon (National News Agency/ NNA).

Dalam insiden terpisah, pasukan Israel bergerak maju dengan kendaraan militer dan buldoser dari Kota Hadatha, menuju pinggiran Haris di Distrik Bint Jbeil, papar laporan tersebut, yang juga menambahkan bahwa serangan sebuah drone Israel telah menghantam sebuah area terbuka di pinggiran Desa Qabrikha.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem pada Jumat (26/6/2026) mengatakan, Israel tidak punya pilihan selain “menarik diri sepenuhnya” dari seluruh wilayah Lebanon dan menghentikan serangannya, lansir saluran televisi milik Hizbullah, Al-Manar.

Jumlah kumulatif korban tewas akibat serangan Israel terhadap Lebanon sejak 2 Maret 2026, telah bertambah menjadi 4.243 orang, dengan 12.186 lainnya luka-luka, tunjuk data yang diperbarui oleh Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Lebanon pada Jumat (26/6/2026). (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Netanyahu Ragu Soal Kesepakatan Pembebasan Sandera, Bersumpah Pertahankan Kehadiran Israel di Gaza

175 Orang Luka Akibat Serangan Rudal Iran di Arad dan Dimona, Israel

Trump Perkirakan Iran Akan Setujui Kesepakatan Final dalam Kurun Waktu 60 Hari

Serangan Udara Israel Hancurkan Pabrik Semen di Lebanon, Satu Orang Tewas

Erdogan dan Putin Bahas Bentrokan dan Serangan Israel di Suriah Via Telepon