Airlangga Beri Gratis 5 Ambulans untuk Yayasan Keagamaan, Dititip Melalui Cen Sui Lan

BATAM (Kepri.co.id) – Airlangga Hartarto Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, memberikan bantuan hibah lima mobil ambulans kepada lima yayasan keagamaan dan paguyuban se-Kepri.

Bantuan ambulans tersebut, dititipkan Airlangga melalui Cen Sui Lan, Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri.

Baca Juga: Airlangga Bantu Rp100 Juta Vihara se-Kepri, Dititip Lewat Cen Sui Lan

Lima yayasan penerima bantuan mobil ambulans antara lain Yayasan Hidayatullah Batam, Yayasan Man Hope Batam, Yayasan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Batam, Yayasan Vihara Graha Budha Manggala Batam, dan Yayasan Perkumpulan Marga Tan Batam.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyalami Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri dan menitipkan lima ambulans gratis dihibahkan ke yayasan keagamaan atau paguyuban di Kota Batam.

“Ya, mobil ambulans itu bantuan Pak Airlangga Hartarto buat yayasan keagamaan. Kita sudah siapkan mobilnya,” kata Cen Sui Lan kepada wartawan di sela peninjauan kondisi mobil ambulans di showroom, Kamis (23/6/2022).

Cen Sui Lan menerangkan, dirinya meninjau kondisi ambulans di showroom itu, guna memastikan proses pengadaan hibah, agar sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Cen Sui Lan Bawa Duit Rp6 Miliar ke Karimun

“Pengadaan mobil ambulans ini untuk tahun anggaran 2022,” ucap Cen Sui Lan yang juga menjabat Penasihat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Lemhannas Provinsi Kepri.

Cen Sui Lan menjelaskan, bantuan hibah mobil ambulans ini merupakan bentuk kepedulian Airlangga Hartarto kepada semua agama. Terutama, dalam melayani umat untuk peningkatan pelayanan kesehatan.

“Nantinya, mobil ambulans ini bisa digunakan yayasan untuk umat yang memerlukan,” kata Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan menjelaskan, spesikasi ambulans tersebut berjenis Suzuki APV, lengkap dengan peralatan medisnya. Dalam peninjauan ke showroom tersebut, Cen Sui Lan mendapatkan penjelasan dari Nimrod, selaku pimpinan perusahaan pengadaan ambulans tersebut.

“Proses pengadaan sesuai spesifikasi dan jadwal. Mudah-mudah dalam 2 minggu, sudah bisa diserahkan ke pihak penerima hibah. Tentunya, setelah proses BPKB dan KIR ambulans selesai,” ujar Nimrod. (rep2)