Warga Perumahan Villa Sempurna Sekupang Tewas Tergantung di Kamarnya

Proses evakuasi jenazah BA yang ditemukan tewas tergantung di kamar rumahnya di Perumahan Villa Sempurna I Blok E1, Nomor 5, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Batam, Rabu (21/6/2023) siang. (F. amr)

BATAM (Kepri.co.id) – Warga Perumahan Villa Sempurna I Blok E1, Nomor 5, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Batam berinisial BA, ditemukan tewas tergantung di kamar rumahnya, Rabu (21/6/2023) siang.

Kapolsek Sekupang, Kompol Z.A. Christopher Tamba, mengatakan, temuan mayat ini berawal dari informasi warga sekitar.

Baca Juga: https://kepri.co.id/21/06/2023/pemotor-kecelakaan-tunggal-di-tanjungriau-satu-tewas-di-tempat/

“Piket SPK Reskrim begitu juga dengan warga sekitar, melakukan pengecekan terhadap lokasi rumah. Benar ditemukan gantung diri,” kata Tamba kepada wartawan, Kamis (22/6/2023).

Pria diperkirakan berusia 45 tahun itu, ditemukan tewas gantung diri terikat di bagian leher menggunakan tali rafia di jendela tralis belakang. Sebelum BA ditemukan tewas, warga curiga karena ia tak merespons saat dipanggil.

BACA JUGA:   Pembacok Nelayan Dam Duriangkang Diringkus

“Di tempat kejadian, masih terlihat bekas tali rafia tergantung di jendela tralis belakang. Dipanggil (warga) tidak ke luar, tidak ada respons di kamar,” ujarnya.

BA ditemukan terkunci dari dalam kamar. Pihak kepolisian masih menyelidiki terkait sejak kapan BA tewas, dan apa penyebab korban hingga nekad mengakhiri hidupnya.

“Iya, terkunci dari dalam kamar. Sudah berapa hari tewas dan penyebabnya itu kita lihat dulu dari penyelidikan,” ujarnya.

BACA JUGA:   Ditunjuk Plh Dinas Lingkungan Hidup, Yusfa Langsung All Out Siang Malam

Informasi dari pihak orang tua korban curiga sejak pagi, dimana istri korban pamit dengan korban akan berangkat kerja.

“Nah, korban tidak ke luar kamar untuk makan sarapan. Kemudian timbul kecurigaan orang tuanya,” sebutnya.

Ruzmizar (68 tahun), ibu kandung korban merasa curiga, ketika ia pergi ke lantai 2 melihat korban karena saat ditelepon tidak diangkat dan kamar digedor namun tidak dibuka.

Pukul 13.30 WIB, kemudian Ruzmizar bersama suaminya mendobrak pintu kamar, dan menemukan BA sudah tergantung.

BACA JUGA:   Atasi Pemberangkatan Ilegal, LP-KPK Minta LTSA Batam Bisa Layani Dokumen Pra Penempatan PMI

Merasa panik, keduanya langsung membuka tali pengikat leher korban dan membawanya ke rumah sakit RSBP Batam, lalu melaporkan kejadian ke pihak Polsek Sekupang.

Atas peristiwa ini, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya tali rafia warna hijau, headset warna hitam, dan kursi plastik warna coklat. (amr)