DAMASKUS, Kepri.co.id – Xinhua – Pasukan Israel bergerak maju ke wilayah Provinsi Quneitra di Suriah selatan pada Selasa (20/10/2026) dengan menggunakan tujuh kendaraan militer dan dua tank, demikian dilaporkan stasiun televisi milik negara Suriah, Al-Ikhbariya.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Damaskus. (XHTV)
Konvoi militer Israel tersebut, memasuki kawasan pedesaan Quneitra utara sebelum mengambil posisi di dekat bekas kantor pusat kegubernuran, menurut laporan itu.
Laporan video yang disiarkan oleh saluran televisi tersebut, memperlihatkan sebuah tank militer memblokir jalan di luar gedung. Sementara seorang warga setempat, menuturkan, pasukan Israel melarang penduduk memasuki rumah mereka.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer Israel di Suriah selatan.
Pada Minggu (18/10/2026), otoritas urusan luar negeri Suriah mengecam serangan pasukan Israel yang terus berlanjut ke Quneitra dan Provinsi Daraa yang bertetangga.
Pihaknya memperingatkan, operasi tersebut mengancam keselamatan warga sipil serta merusak upaya untuk memulihkan stabilitas dan memajukan rekonstruksi.
Pasukan Israel mempertahankan kehadiran mereka di sejumlah wilayah di Suriah selatan sejak Desember 2024, ketika mereka memasuki zona penyangga yang diawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyusul jatuhnya pemerintahan Suriah sebelumnya. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Erdogan dan Putin Bahas Bentrokan dan Serangan Israel di Suriah Via Telepon
Israel Kerahkan Pasukan di Suriah Selatan dengan Serangan Udara Intens, Picu Kecaman Luas
Keluarga Pengungsi Ceritakan Momen-momen Mencekam Serangan Israel di Pedesaan Suriah Selatan
Jet Tempur Israel Serang Situs-situs Militer di Damaskus, Suriah
Sekjen PBB Desak Israel Hentikan Pelanggaran Kedaulatan dan Integritas Teritorial Suriah








