Gubernur NTT Kunjungi Jiangxi di China, Soroti Kerja Sama Pendidikan Kejuruan

Gubernur NTT Kunjungi Jiangxi di China, Soroti Kerja Sama Pendidikan Kejuruan
Foto yang diabadikan pada 17 November 2025 ini, menunjukkan delegasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengunjungi Jiangxi Science and Technology Normal University di Provinsi Jiangxi, China timur. (F. Xinhua)

NANCHANG (Kepri.co.id – Xinhua) – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin sebuah delegasi dari provinsi tersebut untuk mengunjungi Provinsi Jiangxi di China timur baru-baru ini, di mana mereka menggelar pertemuan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan perusahaan setempat.

Jiangxi Science and Technology Normal University mengepalai Aliansi Internasional Pendidikan Kejuruan “Tiangong” Jiangxi untuk memperluas kerja sama pendidikan kejuruan dengan mitra-mitra luar negeri, termasuk Indonesia. Sejak Mei 2024, pihak universitas dan aliansi tersebut menjajaki kerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia, dengan Pusat Studi Bahasa Mandarin pertama di NTT telah didirikan.

Saat mengunjungi universitas di Jiangxi tersebut, Emanuel memperkenalkan keunggulan geografis dan sumber daya alam di NTT serta menyatakan bahwa provinsi tersebut sedang menjalani proses transisi pendidikan yang vital.

“Kami sedang membidik pembangunan sistem pendidikan yang kompetitif secara global, khususnya di bidang pendidikan kejuruan. Hal ini akan mendorong pembangunan yang berkualitas tinggi,” ujar Emanuel, seraya mengungkapkan harapannya, terus memperdalam pendidikan kejuruan, termasuk pendidikan jurusan bahasa Mandarin, melalui kerja sama dengan China di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, delegasi tersebut mengunjungi beberapa perusahaan di Jiangxi, membahas potensi kerja sama di bidang pariwisata, pengolahan mendalam produk industri, dan sebagainya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan China terus mendorong kerja sama di tingkat regional, dengan ikatan persahabatan antarprovinsi dan antarkota telah membuahkan serangkaian hasil nyata. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

BI Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2025 Akibat Kekhawatiran Tarif AS