Hujan Musim Gugur Ungkap Kerapuhan Kamp Pengungsian di Gaza, Warga Kian Cemas Hadapi Musim Dingin

Hujan Musim Gugur Ungkap Kerapuhan Kamp Pengungsian di Gaza, Warga Kian Cemas Hadapi Musim Dingin
Kondisi tenda pengungsian warga Palestina di wilayah Jalur Gaza. (F. Xinhua)

GAZA (Kepri.co.id – Xinhua) – Hujan deras yang mengguyur baru-baru ini melanda Palestina, berdampak sangat buruk bagi masyarakat di seluruh wilayah Jalur Gaza, merusak barang-barang pribadi, serta meningkatkan kekhawatiran terkait kesehatan dan perlindungan.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Gaza, Palestina. (XHTV)

Banyak tempat penampungan sementara yang terbuat dari terpal tipis tidak mampu menahan hujan, sehingga banyak keluarga yang tinggal di dalamnya terpapar udara dingin, kelembapan, dan tanah berlumpur.

“Seperti yang Anda lihat, air hujan membanjiri segalanya. Kami tidak tahu di mana harus menyimpan barang-barang kami atau bagaimana melindungi diri dari musim dingin. Air datang dari segala arah, dan kami tidak tahu harus ke mana atau bagaimana cara menyelamatkan diri. Kami tidak tahu apa-apa tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Ini hujan pertama pada musim ini, dan tidak ada yang memeriksa (keadaan) kami atau peduli dengan situasi kami. Kami belum menerima bantuan dari organisasi mana pun. Tidak ada tenda, tidak ada pasokan — tidak ada yang peduli pada kami,” ujar penduduk Khan Younis, Ahmed Al-Khatib.

Sebagian besar jalan utama dan jalan kecil terendam banjir akibat hujan, sementara puing-puing bangunan dan jembatan-jembatan kecil yang runtuh, menghambat tim darurat dan tim yang membawa bantuan kemanusiaan. Sehingga, akses menuju daerah-daerah terdampak menjadi sangat sulit.

“Hujan di musim dingin mengguyur kami. Kami bahkan tak punya terpal yang layak untuk tenda kami. Kami tinggal di atas pasir, dan ketika hujan, pasir itu berubah menjadi lumpur. Kami tidak punya rumah akibat pengeboman. Kami memohon, agar tahap kedua rekonstruksi segera dimulai, agar kami bisa terhindar dari tragedi ini. Musim dingin yang sesungguhnya bahkan belum tiba, dan kami sudah kebanjiran. Apa yang akan terjadi ketika musim dingin benar-benar tiba?” ujar Heba Bashir, penduduk Khan Younis. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Tenda Sementara Didirikan di Gaza bagi Pengungsi Palestina yang Pulang ke Rumah Mereka

Pengungsi Gaza Menghuni Tenda di Tengah Reruntuhan

Menengok Anak-anak Gaza yang Terpaksa Belajar di Bawah Pohon dan Tenda