Gelar Uji Faktual 10 Calon Pimpinan BAZNAS, Bupati Karimun Targetkan Zakat jadi Motor Pengentasan Kemiskinan

KARIMUN (Kepri.co.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun di bawah arahan Bupati Ing H Iskandarsyah, menaruh perhatian serius terhadap optimalisasi pengelolaan zakat di daerah.

Keseriusan ini, dibuktikan dengan digelarnya tahapan krusial verifikasi faktual (wawancara) offline bagi 10 calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun periode 2026–2031 di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Senin (14/9/2026).

Langkah penyeleksian ini, merupakan tindak lanjut langsung dari Surat Bupati Karimun Nomor B/400/2309/KESRA-SETDA/2026 mengenai Pertimbangan Pengangkatan Pimpinan BAZNAS.

Melalui tahapan ini, Bupati Iskandarsyah ingin memastikan, proses suksesi kepemimpinan BAZNAS berjalan ketat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 dan Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2019, demi melahirkan tokoh-tokoh pengelola zakat yang kapabel, profesional, dan berintegritas.

Dalam komitmennya memajukan kesejahteraan umat, Bupati Iskandarsyah berharap, nakhoda BAZNAS yang baru nantinya, mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah secara langsung ke dalam program-program pengelolaan zakat.

Kesepuluh kandidat yang kini tengah beradu gagasan untuk mengemban amanah besar tersebut adalah:

  1. Jumadiah
  2. Mhd Tolip SAg
  3. Siti Hawa SHI SPdI MPd
  4. Arifwan
  5. Asihadi
  6. Sunardi
  7. H Jamzuri  
  8. Nurbit
  9. Zulaekah SE MPdI CIMN
  10. Drs H Anwar MSi MMP

Sejalan dengan visi Bupati Iskandarsyah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi sekaligus Pembina Wilayah Kepri, H Syarifuddin SAg ME yang hadir mengawal seleksi ini bersama jajaran FKPD/OPD dan Kepala Kantor Kemenag, menegaskan, pentingnya BAZNAS menjadi mitra strategis pemerintah. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, gerak BAZNAS harus searah dan melekat erat dengan kebijakan kepala daerah.

Pemkab Karimun sangat menekankan, pengelolaan zakat ke depan wajib terintegrasi dengan memanfaatkan data tunggal daerah.

Tujuannya, agar hak-hak mustahik dapat tersalurkan dengan tingkat presisi yang tinggi dan benar-benar tepat sasaran.

Hal ini selaras dengan arahan Bupati, agar BAZNAS tidak berjalan sendiri, melainkan harus bahu-membahu menuntaskan berbagai permasalahan sosial ekonomi bersama Pemkab Karimun.

Melalui seleksi yang transparan dan akuntabel ini, Bupati Iskandarsyah beserta jajarannya, menaruh harapan besar pada transformasi tata kelola zakat daerah.

Ke depan, penyaluran zakat ditargetkan tidak lagi sekadar bantuan karitatif sementara, melainkan dikelola secara berkesinambungan menjadi program-program produktif.

Sasaran utamanya sangat jelas: menjadikan BAZNAS sebagai motor penggerak mengentaskan kemiskinan, serta membangun fondasi kemandirian ekonomi umat di Bumi Berazam, selama lima tahun ke depan. (enl)

BERITA TERKAIT:

Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut

Bupati Karimun Buka MTQ ke-XVIII Kecamatan Karimun 2026, Dorong Pembentukan Karakter Generasi Qurani

Festival Seni Budaya Islam Karimun: Bupati Iskandarsyah Dorong Qasidah jadi Jati Diri Generasi Muda

75 UMKM Terima Bantuan Ekonomi Produktif Baznas, Bupati: Semoga Produksi Meningkat