BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – Industri otomotif China melaporkan tren pertumbuhan, dengan produksi dan penjualan kendaraan mencatat peningkatan stabil dalam sembilan bulan pertama 2024. Demikian ditunjukkan data dari Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/ CAAM), Sabtu (12/10/2024).
Pada periode Januari-September 2024, total produksi mobil China mencapai sekitar 21,47 juta unit, naik 1,9 persen secara tahunan (year on year/ yoy). Penjualan mobil mencapai 21,57 juta unit, meningkat 2,4 persen dari periode yang sama tahun 2023 lalu.
Baca Juga: Sederet Merek Mobil China Ramaikan Pameran Otomotif GIIAS 2024
Pada September 2024, produksi mobil hampir menyentuh angka 2,8 juta unit, turun 1,9 persen (yoy). Sementara total penjualan bulanan mencapai sekitar 2,81 juta unit, turun 1,7 persen (yoy).
Pasar kendaraan penumpang di China mengalami peningkatan bertahap, dengan penjualan retail mencatat pertumbuhan yang lebih kuat pada kuartal ketiga tahun 2024 ini, berkat kebijakan pemerintah yang mendukung tukar tambah kendaraan dan produsen yang meluncurkan model-model baru selama “September Emas dan Oktober Perak”, periode puncak untuk penjualan mobil, kata Chen Shihua, wakil sekretaris jenderal asosiasi tersebut.
Baca Juga: Merek Mobil China Kantongi Ribuan Pemesanan di Ajang GIIAS 2024
Pada Agustus 2024, China meningkatkan stimulus keuangan guna mendorong konsumen, meninggalkan kendaraan lama mereka dan membeli yang baru.
Subsidi untuk tukar tambah kendaraan penumpang energi baru meningkat dua kali lipat dari 10.000 Yuan (1 Yuan = Rp2.213) menjadi 20.000 Yuan. Sementara subsidi untuk tukar tambah kendaraan penumpang berbahan bakar minyak, dinaikkan dari 7.000 Yuan menjadi 15.000 Yuan. (amr/ xinhua-news.com)







