Truk Tambang Otonomos di Mongolia Dalam Buka Era Baru Sistem Pertambangan Pintar

Truk Tambang Otonomos di Mongolia Dalam Buka Era Baru Sistem Pertambangan Pintar
Foto dokumentasi ini, menunjukkan sejumlah truk tambang otonomos sedang beroperasi di tambang milik Inner Mongolia ZhunNeng Group yang terletak di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (F. Xinhua)

HOHHOT (Kepri.co.id – Xinhua) – Di Tambang Batu Bara Terbuka HeiDai Gou milik Inner Mongolia ZhunNeng Group, truk tambang kuning berkapasitas 300 Ton melaju dengan presisi di sepanjang terowongan tambang seperti “raksasa baja”, secara independen menyelesaikan seluruh proses pemuatan, pengangkutan, dan pembongkaran tanpa dikendalikan pengemudi.

Pemandangan ini, yang dulu hanya muncul dalam film fiksi ilmiah, kini menjadi praktik nyata ZhunNeng Group dalam mempromosikan pengembangan sistem pertambangan pintar melalui inovasi teknologi, menandai bahwa transportasi otonomos di tambang batu bara terbuka di China telah memasuki tahap baru penerapan skala besar.

Sudah lama transportasi batu bara di tambang terbuka menghadapi berbagai kendala seperti kesenjangan talenta, hambatan efisiensi, dan risiko keselamatan. Pengemudi truk berpengalaman yang menua menjadi masalah serius, dan faktor-faktor lain seperti kelelahan mengemudi dan titik buta di lingkungan kerja yang kompleks, juga terus-menerus mengancam produksi yang aman.

Karena alasan ini, ZhunNeng Group menerapkan teknologi-teknologi baru seperti kecerdasan buatan, 5G, dan internet industri sebagai kunci untuk mengatasi kebuntuan dan sepenuhnya mempromosikan reformasi pintar pada jaringan transportasi.

Gao Fei, seorang karyawan dari Kantor Umum ZhunNeng Group, menjelaskan, operasi yang aman dari “raksasa baja” ini didukung sistem teknis multidimensi dan canggih. Sistem persepsi yang mengintegrasikan informasi multi-echo dari liDAR memastikan, kendaraan masih dapat terlihat jelas meski di lingkungan dengan visibilitas rendah.

Sistem ini juga menggabungkan algoritma kontrol untuk memastikan bahwa truk dapat mengikuti jalan yang tidak beraspal, dengan perubahan kemiringan yang tiba-tiba secara tepat. Teknologi pemetaan dinamis memperbarui peta digital area operasi secara real-time, memperkuat garis pertahanan keselamatan.

Optimalisasi prosedur penentuan posisi yang diselesaikan pada Agustus 2025 ini, juga menghilangkan tahap antre parkir, sehingga meningkatkan efisiensi bongkar muat secara signifikan.

Truk Tambang Otonomos di Mongolia Dalam Buka Era Baru Sistem Pertambangan Pintar
Foto dokumentasi ini, menunjukkan seorang pegawai sedang memantau beberapa truk tambang otonomos yang sedang beroperasi di tambang milik Inner Mongolia ZhunNeng Group yang terletak di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (F. Xinhua)

Dapat dipahami bahwa sejak proyek diluncurkan pada Agustus 2021 hingga terwujudnya 11 truk otonomos berkapasitas 300 Ton yang beroperasi dalam formasi ganda, dan dari operasi independen petugas keselamatan yang turun dari kendaraan pada 2023 hingga operasi reguler formasi ganda pada 2024, proses otonomos oleh ZhunNeng Group terus meningkat pesat.

Hingga akhir Juli 2025, total 103 truk telah dikerahkan dengan fungsi pengemudian otonomos, dan jumlah truk yang beroperasi secara reguler tetap stabil sekitar 40 unit. Dari Januari hingga Juli 2025, total 12 juta meter kubik batuan telah diangkut, dengan efisiensi keseluruhan mencapai lebih dari 85 persen dibandingkan menggunakan sistem pengemudian manual.

Gao Fei mengatakan, penerapan truk tambang otonomos dalam skala besar telah mendorong perubahan mendalam di tambang. Melalui optimalisasi pekerjaan, 88 operator di tambang batu bara menyelesaikan transfer pekerjaan, pindah dari kabin pengemudi ke pusat kendali, mencapai model manajemen efisien “satu orang, banyak kendali”.

Pengendalian biaya juga mencapai hasil yang luar biasa. Setiap truk tambang mengurangi waktu nonaktifnya sekitar 2 Jam per hari, baik di musim dingin maupun musim panas.
Biaya perawatan peralatan, serta biaya tenaga kerja dan manajemen juga menurun secara bersamaan. Selain itu, kemungkinan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja berkurang secara signifikan, perlahan-lahan mengubah kesan perusahaan pertambangan sebagai perusahaan “berisiko tinggi”.

Truk Tambang Otonomos di Mongolia Dalam Buka Era Baru Sistem Pertambangan Pintar
Foto dokumentasi ini, menunjukkan beberapa truk tambang otonomos sedang beroperasi di pertambangan milik Inner Mongolia ZhunNeng Group yang terletak di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (F. Xinhua)

Liu Yongdang, yang tahun ini berusia 45 tahun, sebelumnya bekerja sebagai pengemudi truk berat. Dia mengatakan, di masa lalu, ketika masih menjadi pengemudi truk berat, setiap kali dia bepergian ke tambang setiap hari, di dalam hatinya selalu gelisah, takut akan mengalami kecelakaan keselamatan.

Sejak mengenal truk tambang otonomos, dia dapat mengendalikan proses transportasi dari kantornya dan hanya perlu pergi ke lokasi untuk mengambil alih, jika kendaraan mengalami kerusakan. Sekarang, meskipun bekerja di tambang, dia mengaku rasa tenang dan amannya meningkat dua kali lipat. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Armada Truk Tambang Nirawak Terbesar di Dunia Beroperasi di China Utara

Mahasiswa Indonesia Pelajari Pertambangan Batu Bara Shanxi, Harapkan Kerja Sama China-Indonesia di Pertambangan Hijau

Tambang Emas Raksasa Ditemukan di Hunan, China Tengah

Dari Pertambangan Nikel hingga Produksi EV, Investasi China Dorong Pengembangan Rantai Pasokan EV Terintegrasi di Indonesia

Smelter Timah Hadir di Batam, Butuh Pasokan dari Pertambangan Rakyat Singkep