JAKARTA (Kepri.co.id) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan arah kebijakan dan program prioritas 2025-2029 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara 1 Jakarta, Selasa (9/9/2025).
RDP yang dipimpin Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra ini, menegaskan peran strategis BP Batam dalam mengelola kawasan Batam sebagai simpul utama perdagangan, investasi, dan industri di Indonesia.
”Melalui fungsi legislasi dan anggaran, kami ingin memastikan setiap Rupiah digunakan secara efisien dan akuntabel, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Andre.
Andre juga menekankan, peran BP Batam harus mampu memperkuat pondasi perekonomian nasional, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala BP Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi hadir bersama jajaran pimpinan, memaparkan arah kebijakan keuangan BP Batam, termasuk Pagu Anggaran Tahun 2026 sebesar Rp2,44 triliun, sebagaimana tertuang dalam surat bersama Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas.
Meski lebih rendah dari usulan awal Rp5,32 triliun, BP Batam tetap optimistis dengan dukungan tambahan usulan Rupiah Murni (RM) sebesar Rp2,88 triliun yang diarahkan untuk pembangunan infrastruktur prioritas.
”Alokasi ini kami fokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong investasi, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 8% pada 2026, serta 9,5–10% pada 2029,” jelas Amsakar.
BP Batam juga menargetkan peningkatan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pada 2026 sebesar Rp2,44 triliun, naik 23,75% dari target tahun sebelumnya. Upaya ini, lanjut Amsakar, merupakan wujud dukungan nyata terhadap visi besar Indonesia Emas 2045, yang tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.
”Tahun 2026 menjadi momentum penting rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025-2029. Kami ingin memastikan Batam menjadi motor penggerak kawasan ekonomi strategis yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berpengaruh bagi perekonomian nasional,” tambahnya.
Komisi VI DPR RI menyambut baik paparan tersebut dan menyatakan dukungannya, khususnya terkait usulan tambahan anggaran untuk 94 program prioritas, mulai dari konektivitas darat, laut, udara, hingga pengembangan kawasan strategis.
”Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan DPR RI. Dengan sinergi yang kuat, kami yakin Batam dapat semakin maju sebagai pusat investasi, perdagangan, dan industri yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan masyarakat,” tutup Amsakar. (amr)
BERITA TERKAIT:
Komisi VI DPR RI Sahkan Pagu Anggaran 2025, BP Fokus Kembangkan Kawasan Investasi Baru
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja Anggaran Dalam RDP Bersama Komisi VI DPR RI
BP Paparkan Rencana Kerja dan Anggaran Bersama Komisi VI DPR RI
Raker dengan Komisi VI DPR RI, Menteri Investasi Dukung Percepatan Relokasi Masyarakat Rempang
Komisi VI DPR Dukung Pengembangan Bandara Hang Nadim, Minta Share Garuda Diperbesar







