NATUNA (Kepri.co.id) – Cen Sui Lan, calon Bupati Natuna yang merupakan mantan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Kepulauan Riau, mengatakan, dana aspirasinya untuk pembangunan embung yang ada di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna telah selesai
Embung tersebut dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), melalui Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV Batam tahun anggaran 2023, sebagai mintra kerja Komisi V DPRI RI.
Baca Juga: Gas 2024, Cen Sui Lan Masukkan Aspirasi Pembangunan Embung Air MAN IC Batam
“Oh iya dong, itu memang yang mengerjakan PUPR, mitranya Komisi V DPR RI, dan saya kawal di Komisi V,” kata Cen, ditemui awak media di Gedung Sri Serindit, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, baru-baru ini.
“Saya yang membantu untuk proses penganggarannya. Itu dibangun tahun 2023 lalu. Alhamdulillah, sekarang sudah selesai dikerjakan,” imbuh Cen.
Baca Juga: Ini Mimpi Besar Daeng Rusnadi, Jika Cen Sui Lan Jadi Bupati Natuna
Dilanjutkan Cen, embung tersebut dibangun memenuhi kebutuhan air bersih bagi penghuni rumah hunian tetap (huntap), yang dibangun Kementerian PUPR bagi para korban bencana longsor di Serasan, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, tahun depan akan dibangun penyambungan pipanisasi untuk mengalirkan air embung tersebut, ke rumah-rumah warga, serta ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Serasan.
Wanita mualaf yang memiliki nama Islam Aisyah itu berharap, keberadaan embung yang ia perjuangkan, dapat menjadi solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan irigasi ke lahan pertanian yang ada di Pulau Serasan.
Selain membangun embung di Pulau Serasan, tokoh pengusaha muslimah yang didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Provinsi Kepri tersebut, juga telah memperjuangkan pembangunan embung di Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna.
Baca Juga: Terima Aspirasi Bupati dan DPRD Lingga, Cen Sui Lan Desak Menhub Buka Roro Mini ke Senayang
“Kita akan perlu banyak embung, untuk ketahanan air bersih ke depan. Nanti ada lagi embung di Subi. Sekarang sudah memasuki tahap pengerjaan, Insha Allah, tahun depan (2025) selesai,” pungkas istri Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kepri, H Raja Mustakim itu.
Rasanya tidak berlebihan, jika Cen Sui Lan alias Aisyah, disebut sebagai Ibu Pembangunan bagi Natuna. Di antara wakil rakyat yang mewakili suara masyarakat Kepri, Cen Sui Lan dari jejak digital, getol melakukan pembangunan di Kabupaten Natuna, dan daerah-daerah lain di Kepri.
Baca Juga: Cen Sui Lan Serahkan Aspirasi Hibah Bus Sekolah kepada Yayasan Bumi Maitri
Betapa tidak, hampir setiap pulau berpenghuni yang ada di daerah ujung utara NKRI itu, tak luput dari perhatian dan sasaran program pembangunan Cen Sui Lan.
Bahkan, Kampung Tua Segeram sekalipun, yang nota benenya hanya dihuni beberapa kepala keluarga (KK), tak lepas dari perhatiannya.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Induk Tanjungpinang, Cen Sui Lan: Pokoknya! Saya Gas Sampai Jadi
Padahal, sebagai politikus seperti dirinya, untuk membangun suatu daerah, harus menghitung jumlah suara di wilayah yang akan dibantunya.
Namun tidak bagi Cen Sui Lan, baginya, masyarakat Segeram bagian dari warga negara Indonesia, yang patut mendapatkan keadilan.
Hal ini sesuai sila kelima dalam Pancasila, yang berbunyi ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.
Jembatan Gantung Segeram – Semente senilai Rp6 miliar, menjadi saksi bisu kepedulian Cen Sui Lan terhadap masyarakat di pelosok negeri.
Dalam membangun jembatan sepanjang 84 Meter yang terbuat dari baja tersebut, Cen Sui Lan tentu tidak memikirkan keuntungan apapun.
Selain embung dan jembatan gantung, karya pembangunan aspirasi Cen Sui Lan, untuk masyarakat dan daerah Natuna, meliputi pembangunan jalan di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Dukung Cen Sui Lan Memimpin Natuna, Daeng Rusnadi: Tak Zaman Lagi Mendikotomikan Gender
Ada pembangunan tambatan perahu, RTLH dan pembangunan objek wisata di sejumlah desa, pasar rakyat, bronjong pengendali banjir.
Kemudian bantuan sosial, hingga bantuan program Indonesia pintar (PIP) bagi siswa-siswi tingkat SD hingga SMA sederajat, yang dialokasikan melalui dana aspirasinya sebagai anggota DPR RI. (amr)







