JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Forum Komunikasi Institut Konfusius (Pusat Bahasa Mandarin) Indonesia, secara resmi didirikan di Jakarta pada Rabu (7/5/2025), menandai sebuah langkah maju yang signifikan dalam mekanisme kerja sama pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Jakarta. (XHTV)
Mekanisme yang baru dibentuk ini, terdiri delapan Institut Konfusius dan satu Kelas Konfusius yang beroperasi di seluruh Indonesia. Mekanisme ini, bertujuan memperkuat kolaborasi dan berbagi sumber daya di antara lembaga-lembaga anggota, meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Mandarin, dan memperdalam pertukaran budaya antara China dan Indonesia.
Mekanisme ini, beroperasi sesuai peraturan Chinese International Education Foundation (CIEF), dengan sidang umum yang terdiri seluruh anggota yang berperan sebagai badan pengambil keputusan tertinggi yang bertanggung jawab dalam menyusun anggaran rumah tangga dan mengawasi hal-hal penting.
Konselor Budaya Kedutaan Besar China di Indonesia, Wang Siping, menyoroti permintaan Indonesia yang terus meningkat akan pendidikan bahasa Mandarin dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, Indonesia telah melihat Institut dan Kelas Konfusius memainkan peran yang semakin penting, dalam mempromosikan kerja sama pendidikan dan memupuk talenta dwibahasa di antara kedua negara.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama bilateral antara China dan Indonesia telah semakin mendalam di sektor perdagangan, teknologi, dan budaya, yang membuahkan hasil yang bermanfaat,” kata Wang pada upacara peresmian, seraya menambahkan, bahwa forum yang baru dibentuk ini “akan membantu mengintegrasikan sumber daya dan memperkuat sinergi, serta menyuntikkan momentum baru ke dalam pengembangan pendidikan bahasa Mandarin yang berkualitas tinggi di Indonesia.”
Zhao Lingshan, wakil ketua dan sekretaris jenderal CIEF, mengatakan, forum ini akan memfasilitasi berbagi sumber daya dan saling melengkapi di antara para anggotanya, meningkatkan kualitas penawaran pendidikan, serta merespons kebutuhan lokal dengan lebih baik.
“Pembentukan forum ini akan memperluas jaringan kolaborasi akademik, mendorong pertukaran mahasiswa dan fakultas, serta mendorong penelitian bersama dan integrasi yang lebih besar antara akademisi dan industri,” ujar Gede Rasben Dantes, Wakil Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, yang telah mendirikan Institut Konfusius di Bali bersama dengan Xinyang Normal University, China.
Dia menegaskan, bahasa Mandarin bukan hanya salah satu bahasa terpenting di dunia, namun juga merupakan jembatan penting dalam diplomasi, ekonomi, pendidikan, serta pertukaran budaya. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar Gelar Seminar Penerjemahan
Institut Konfusius Universitas Al Azhar Indonesia dan Lemdiklat Polri Ujian Bahasa Mandarin
Kelas Bahasa Mandarin yang Luar Biasa untuk Pelajar Amerika
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jateng Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi China
Guru-guru Indonesia Terhubung Erat dengan China Melalui Program Pendidikan







