Sanofi Investasikan 1 Miliar Euro Bangun Basis Produksi Insulin di Beijing

Sanofi Investasikan 1 Miliar Euro Bangun Basis Produksi Insulin di Beijing
Produk unggulan Dupixent dari Sanofi, dipamerkan dalam ajang Pameran Impor Internasional China (China International Import Expo/ CIIE) ketujuh di Shanghai, China timur, pada 5 November 2024. (F. Xinhua/Liu Ying)

BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – Raksasa farmasi Prancis, Sanofi akan menginvestasikan sekitar 1 miliar Euro (1 Euro = Rp16.704) membangun basis baru produksi insulin di Beijing. Demikian menurut Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing (Beijing Economic-Technological Development Area/ BDA).

Pada Senin (2/12/2024), Sanofi menandatangani sebuah memorandum kerja sama dengan Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing dan Komite Administratif BDA, untuk membangun fasilitas produksi insulin di wilayah Yizhuang, Beijing selatan.

Baca Juga: Aksi China Tangani Penyakit Langka Bangkitkan Harapan di Kalangan Pasien

Fasilitas ini akan menjadi basis produksi dan pasokan keempat milik Sanofi di China, sekaligus investasi tunggal terbesar Sanofi di China saat ini.

Direktur Eksekutif Sanofi, Paul Hudson, menyebutkan, basis produksi baru ini menampilkan teknologi produksi terotomatisasi canggih, sistem manajemen terpadu digital yang mutakhir, dan standar lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Tiga Ilmuwan Raih Penghargaan Nobel Kimia Berkat Temuan Terkait Protein

Dia juga mengatakan, basis tersebut akan makin meningkatkan ketahanan rantai pasokan Sanofi dan secara efisien memenuhi kebutuhan pasien diabetes yang terus meningkat.

Ketua Dewan Direksi Sanofi, Frédéric Oudéa, menyatakan, keyakinan perusahaan tersebut terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang pasar China.
Baca Juga: Dirikan Pabrik di Bekasi, Raksasa Bioindustri China Fapon Tuai Pujian Kemenkes RI

Dia menyoroti, kebijakan China membuka diri dan mendorong inovasi, serta lingkungan bisnis yang baik bagi perusahaan asing di China, telah memperkuat komitmen Sanofi berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi China dan memajukan pembangunan berkualitas tinggi di industri farmasi negara itu.

Berkantor pusat di Paris, Sanofi telah hadir di China sejak mendirikan kantornya tahun 1982. Perusahaan itu mengoperasikan beberapa fasilitas produksi, serta penelitian dan pengembangan (litbang) di negara tersebut.

Baca Juga: Semaglutide, Obat Penurun Berat Badan jadi Pilihan Baru Perangi Obesitas di China

Basis produksi pertama Sanofi di BDA, dibangun tahun 1995, sejak saat itu telah menjadi situs produksi injeksi insulin terbesar Sanofi di kawasan Asia-Pasifik, melayani berbagai bidang terapeutik, seperti diabetes, kesehatan kardiovaskular, penyakit dalam, dan onkologi. (hen/ xinhua-news.com)