Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 1 Juni 2024 ini, menunjukkan Tembok Besar China dan Desa Shixia di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, pertama kali dibangun pada masa Dinasti Ming (1368-1644) dan dulunya merupakan sebuah jalur penting di sebelah utara seksi Juyongguan dari Tembok Besar China.
Dikelilingi pegunungan, desa tersebut telah mengembangkan industri pariwisata yang mengandalkan sumber daya Tembok Besar dalam beberapa tahun terakhir, dan menarik pengunjung dari seluruh dunia.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 1 Juni 2024 ini, menunjukkan Desa Shixia di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Seorang penduduk desa menyapu jalan saat pagi hari di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 1 Juni 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Seorang penduduk desa bekerja di sebuah kebun di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 31 Mei 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Sejumlah pelayan menyajikan hidangan lokal kepada para pelanggan di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 1 Juni 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Para guru dan murid dari Institut Teknologi Petrokimia Beijing berdiskusi tentang pariwisata budaya pedesaan di sebuah ruang baca di Desa Shixia, Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 31 Mei 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Seorang anak berjalan melewati sebuah situs peninggalan benteng kuno di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 31 Mei 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Orang-orang mengunjungi Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 1 Juni 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Para pengunjung menikmati hidangan di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 1 Juni 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Sebuah kegiatan untuk murid sekolah dasar dan menengah bertema budaya Tembok Besar China digelar di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 31 Mei 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Mei Jingtian berpatroli di Tembok Besar China di Desa Shixia, Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 23 Mei 2024. Mei mulai melindungi Tembok Besar China secara spontan, sejak awal tahun 1980-an dan telah meningkatkan kesadaran akan perlindungan Tembok Besar China di antara banyak penduduk desa. (F. Xinhua/Liu Jinhai)
Liu Hongyan, seorang penjaga Tembok Besar China, berpatroli di Tembok Besar China di Desa Shixia, Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 1 Juni 2024. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)
Mei Jingtian (kanan) dan Liu Hongyan dalam perjalanan mereka berpatroli di Tembok Besar China di Desa Shixia, Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 23 Mei 2024. Mei mulai melindungi Tembok Besar China, secara spontan sejak awal tahun 1980-an dan telah meningkatkan kesadaran akan perlindungan Tembok Besar China di antara banyak penduduk desa. (F. Xinhua/Liu Jinhai)
Mei Jingtian terlihat berada di Tembok Besar China di Desa Shixia, Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China, pada 23 Mei 2024. Mei mulai melindungi Tembok Besar China secara spontan sejak awal tahun 1980-an dan telah meningkatkan kesadaran akan perlindungan Tembok Besar China di antara banyak penduduk desa. (F. Xinhua/Liu Jinhai)
Foto yang diabadikan pada 31 Mei 2024 ini, menunjukkan pemandangan Tembok Besar China saat senja di Desa Shixia yang berada di Distrik Yanqing, Beijing, ibu kota China. (F. Xinhua/Chen Zhonghao)