Laka Tunggal di Tarempa, Satu Penumpang Meninggal Dunia, Satlantas Polres Anambas Lakukan Penyelidikan

F. Latif Sabrian

TAREMPA (Kepri.co.id) – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario berpelat nomor BP 2317 OJ terjadi di Jalan Selayang Pandang II, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa tersebut, mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka berat. Saat ini, Satlantas Polres Kepulauan Anambas masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Sepeda motor itu dikendarai oleh MGA (21) dengan membawa dua penumpang, yakni TS (24) dan MF (21). Berdasarkan dugaan sementara, kendaraan melaju dari arah Tarempa menuju Antang. Namun, ketika melintas di Jalan Selayang Pandang II, pengendara diduga kehilangan kendali hingga menabrak tiang pembatas di sisi kiri jalan. Akibat benturan tersebut, sepeda motor terpental dan ketiga korban mengalami luka serius.

Mendapat laporan kejadian, personel Satlantas Polres Kepulauan Anambas segera menuju lokasi. Petugas kemudian mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan sebagai barang bukti, serta mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan penanganan medis.

Kondisi Korban dan Penanganan Polisi

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan pengendara MGA mengalami patah kaki kiri, luka lecet pada tangan kiri, serta luka di bagian pipi kiri dan belakang kepala. Sementara itu, penumpang MF mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka pada bagian dahi.

Di sisi lain, penumpang TS dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RSUD Tarempa pada pukul 19.33 WIB, setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka SIK MH, menyampaikan, belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Ia juga mengajak masyarakat, menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi perhatian utama. Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran berlalu lintas, mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Selain mematuhi aturan, pengendara diminta menjaga konsentrasi selama perjalanan dan memastikan kondisi kendaraan layak digunakan sebelum berkendara.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, AKP Iwan Setiawan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Menurutnya, seluruh hasil olah TKP dan barang bukti akan menjadi bagian dari proses penyelidikan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan, tidak berkendara melebihi kapasitas kendaraan, serta tidak berboncengan tiga karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan,” katanya.

Ia menegaskan sepeda motor dirancang untuk digunakan oleh seorang pengendara dan satu penumpang. Membawa penumpang melebihi kapasitas dapat mengurangi keseimbangan kendaraan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiel diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta. Kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Satlantas Polres Kepulauan Anambas memastikan penyelidikan akan terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama saat berada di jalan raya. (LS)

BERITA TERKAIT:

Hindari Laka Laut, Kasatpol Airud Imbau Nelayan Anambas Nyalakan Lampu dan Pakai Life Jacket saat Melaut

Pompong Nelayan Ditabrak Kapal Yacht Asal Jerman di Perairan Anambas, Berakhir Damai dengan Ganti Rugi

Laka Tunggal di Jembatan Selayang Padang II Tarempa, Satu Warga Meninggal Dunia