Aneh, Waria Ngamuk Disebut Bencong Lalu Tikam Karyawan Salon

Tersangka Y alias Yola pelaku penikaman Alboin Sirait diamankan di Polsek Lubukbaja, Batam. (F. amr)

BATAM (Kepri co.id) – Aneh, seorang waria inisial Y alias Yola, sakit hati disebut dirinya bencong. Padahal, jamak di masyarakat sebutan waria sama dengan bencong atau banci.

Sakit hati Yola tersebut, membuat amarahnya tak terkontrol hingga menikam Alboin Sirait, karyawan salon di Top 100 Jodoh, Batam.

Baca Juga: Polsek Lubukbaja Ringkus Pembobol Kos-kosan di Baloi Batam

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, mengatakan, kronologi penikaman ini terjadi Selasa (31/1/2023) sekira pukul 15.00 WIB di Top 100 Jodoh.

BACA JUGA:   Dewan Pers Menjawab: Pendaftaran Perusahaan Pers Tidak Sama dengan Pendataan

Sebelum keributan terjadi, Yola pelaku penusukan dan korban Alboin, sempat terlibat cekcok hingga berujung penikaman.

F. Ilustrasi

“Awalnya, korban duduk di depan Salon Mega, sambil menunggu tamu yang datang. Tiba-tiba dari samping kanan korban, pelaku langsung mengeluarkan pisau dan melakukan penikaman dua kali ke arah pinggang sebelah kiri,” ujar Kompol Budi , Kamis (2/2/2023).

Akibatnya, korban mengalami luka tusuk di bagian pinggang sebelah kiri dua luka dan satu kali di pundak sebelah kiri dengan total 11 jahitan, hingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Harapan Bunda.

BACA JUGA:   PT Air Batam Hilir Jamin Air Kembali Normal, Setelah Gangguan Kelistrikan Teratasi

Disebutkan Kompol Budi, awalnya korban berusaha menarik pisau yang dipegang pelaku. Sial, korban tak berhasil mengambil pisau tersebut, hingga pelaku kembali menusuk korban di bagian pundak sebelah kiri satu kali.

“Pertikaian itu terhenti, setelah Satpam Top 100 Jodoh melerai dan mengamankan pelaku di pos satpam. Setelah menerima informasi tersebut, opsnal Unit Reskrim Polsek Lubukbaja langsung menuju lokasi, membawa pelaku ke Polsek Lubukbaja,” ungkap .

BACA JUGA:   Warga Tembesi Tower Teriak Ada Mafia Lahan, Orik: Kalau Ada Mafia Lahan Supaya Diusut Tuntas

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu buah pisau dapur dengan ganggang warna hitam, satu helai baju lengan pendek warna orange dengan tulisan PUMA, dan satu lembar bukti berobat di Rumah Sakit Harapan Bunda.

“Saat ini, pelaku penikaman kita amankan di Polsek Lubukbaja guna pemeriksaan lebih lanjut. Alasan pelaku menikam korban, karena sakit hati dibilang bencong,” pungka Kompol Budi. (amr)