Cen Sui Lan Kurban di Batam, Anambas, dan Jakarta

Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri) menitipkan kurban melalui MWC Nahdlatul Ulama Batam Kota. (F. dok csl)

BATAM (Kepri.co.id) – Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri) pada Idul Adha 1444 H ini, berkurban sapi dan kambing ditiga tempat yaitu Batam, Anambas, dan Jakarta. Kurban Cen Sui Lan ditiga tempat ini, tanpa dihadiri Cen Sui Lan.

“Kurban kami titipkan lewat relawan Cen Sui Lan. Semoga apa yang dikurbankan ini, membawa kebarokahan saling berbagi dengan saudara-saudara kita,” ujar Cen Sui Lan di Batam Centre, Minggu (2/7/2023).

Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri) menitipkan kurban di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas. (F. csl)

Kurban di Anambas, kata Cen Sui Lan, dipusatkan di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Laporan relawan, kata Cen Sui Lan, masyarakat di daerah terluar perbatan sembilan negara ini cukup antusias menyambut kurban Cen Sui Lan dan kaum muslimin lainnya.

BACA JUGA:   Buntut Demo Berujung Ricuh, Tanaman dan Pagar BP Batam Rusak

“Saran saya, untuk kaum muslimin mau berkurban sebaiknya dipilih ke pulau terluar. Mereka yang di pulau terluar itu, membutuhkan perhatian kita semua,” ajak Cen Sui Lan.

Sedangkan di Batam, lanjut Cen Sui Lan, relawan menitipkan kurban melalui Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Batam Kota. “Pengurus MWC NU Batam Kota dan kaum muslim, berbondong-bondong melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban,” ujar Cen Sui Lan.

BACA JUGA:   Sekretaris MPO Pemuda Pancasila Melenggang ke DPRD Batam
Inilah hewan kurban Cen Sui Lan bersama Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar di Jakarta. (F. dok csl)

Sedangkan di Jakarta, Cen Sui Lan berkurban bersama anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar. “Berkurban salah satu syariat Islam, bermakna bersyukur atas nikmat karunia rezeki yang Allah limpahkan (hablum minallah), sekaligus berbagi dengan umat manusia (hablum minannas). Kecintaan berkurban ini harus kita tekadkan dalam hati,” ujar Cen Sui Lan. (asa)